PNS Jabar Diminta Tetap Maksimalkan Kinerja Selama Ramadhan

Senin, 22 Mei 2017 - 16:31 WIB
PNS Jabar Diminta Tetap...
PNS Jabar Diminta Tetap Maksimalkan Kinerja Selama Ramadhan
A A A
BANDUNG - Selain mengajak masyarakat tak konsumtif, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) juga meminta seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Jabar tetap memaksimalkan kinerja selama Ramadhan.

Aher menegaskan, jangan sampai bulan puasa jadi alasan bagi PNS Jabar untuk mengurangi kinerjanya. "Tidak ada halangan untuk kerja prima," kata Aher Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (22/5/2017).

Aher juga mengingatkan, meski jam kerja PNS selama bulan puasa dikurangi, pelayanan terhadap masyarakat jangan sampai terganggu. "Pelayanan publik harus tetap maksimal, meskipun (dalam) surat edaran, jam kerja lebih ringan," katanya.

Untuk diketahui, selama bulan puasa, jam kerja PNS di lingkungan Pemprov Jabar dikurangi. Kepala Bagian Publikasi Setda Jabar Ade Sukalsah menerangkan, berdasarkan surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Daerah bernomor 0621.1/21/Org tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadhan 1438 Hijriah/2017 Masehi di Lingkungan Pemprov Jabar, jam kerja efektif PNS selama bulan puasa 32 jam 30 menit.

Menurut Ade, penyesuaian tersebut terutama terjadi pada jam pulang kerja. Untuk perangkat daerah yang memberlakukan lima hari kerja, Senin-Kamis masuk kerja pukul 07.30 WIB-14.30 WIB dengan istirahat pada pukul 12.00 WIB-12.30 WIB.

"Sementara khusus hari Jumat, pulang kerja pukul 15.00 WIB karena jam istirahat lebih panjang 30 menit," kata Ade.

Sedangkan untuk perangkat daerah yang memberlakukan enam hari kerja, lanjut Ade, terdapat sedikit perbedaan pada jadwal jam pulang kerja. "Senin-Kamis pukul 07.30 WIB-14.00 WIB, Jumat pukul 07.00 WIB-14.30 WIB, dan Sabtu 08.00 WIB-12.00 WIB dengan jam istirahat yang disesuaikan," katanya.

Pihaknya menjamin, meskipun terdapat pengurangan jam kerja, hal itu takkan berdampak pada pelayanan kepada masyarakat. "Sesuai dengan amanat Gubernur, puasa tidak boleh menjadi alasan untuk tidak berproduktivitas tinggi."
(zik)
Berita Terkait
Selama Ramadhan, Jawa...
Selama Ramadhan, Jawa Barat Alami 475.722 Sambaran Petir
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
Pemprov Jawa Barat Antisipasi...
Pemprov Jawa Barat Antisipasi Gelombang Kedua COVID-19
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Pj. Bupati Bandung Barat...
Pj. Bupati Bandung Barat Terima Penghargaan Siddhakarya dari Pemprov Jawa Barat
Hyundai Beri Bantuan...
Hyundai Beri Bantuan untuk Penanggulangan COVID-19 di Jabar
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
50 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
1 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
1 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
2 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
2 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved