Himpuh Tolak Tudingan Asosiasi Umrah Lakukan Pungli

Minggu, 21 Mei 2017 - 23:13 WIB
Himpuh Tolak Tudingan...
Himpuh Tolak Tudingan Asosiasi Umrah Lakukan Pungli
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Khusus (Himpuh) Muharom Ahmad membantah tudingan empat asosiasi umrah melakukan pungutan liar (pungli) kepada perusahaan travel sebesar USD15 per visa jamaah. Yang terjadi asosiasi justru membantu anggotanya dari ketidakpastian biaya maupun proses visa umrah.

"Sebenarnya ini adalah upaya asosiasi membela anggotanya dan jamaah umrah. Di mana kalau dikelola agensi biayanya akan sampai USD100 hingga USD150 per jamaah," katanya kepada SINDOnews, Minggu (21/5/2017).

Dia menegaskan, sejak asosiasi penyelenggara umrah menangani langsung proses akhir visa ke Kedutaan Arab Saudi, proses visa lebih mudah, lebih sederhana, dan lebih murah. Sebelumnya seringkali proses visa menjadi hambatan dan mengakibatkan keterlambatan pemberangkatan jamaah oleh travel. Hal ini tentu saja menimbulkan kerugian finansial bagi travel dan kerugian waktu bagi jamaah. (Baca juga: Empat Asosiasi Umroh Diduga Lakukan Pungli ke Biro Travel )

Setelah ditangani asosiasi, biaya penanganan visa jauh lebih murah dan mendapatkan kepastian dalam penerbitannya. Hal ini berkat kerja sama yang baik antara asosiasi dengan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.

Kedutaan Besar Arab Saudi sangat membantu sehingga proses penerbitan visa umrah sangat cepat, cukup dua hari kerja. Saat anggota memasukkan paspor, diproses hingga pukul 22.00 WIB dan sudah bisa diambil besok paginya pukul 09.00 WIB. ”Ini sungguh suatu reformasi pengurusan visa," ujarnya.

Sebelumnya Forum Alumni Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Pemuda Lemhanas menduga empat asosiasi umrah telah melakukan pungli. Modusnya, setelah pengurusan visa umrah keluar, asosiasi meminta dana tambahan untuk pendistribusiannya. Jika perusahaan travel keberatan dan menolak memberikan dana tambahan yang diminta asosiasi, mereka mengancam tidak akan mengeluarkan visa jamaah umrah.
(poe)
Berita Terkait
Komisi B DPRD Kobar...
Komisi B DPRD Kobar Tinjau Pasar Indrasari Terkait Pungli terhadap Pedagang
Viral Aksi Pungli Remaja...
Viral Aksi Pungli Remaja di Kemayoran, Kini Lokasi Dijaga Ketat Dishub
Viral SMA Negeri di...
Viral SMA Negeri di Denpasar Bali Pungut Uang Pengadaan AC Rp1,5 Juta
Deretan Korban Pungutan...
Deretan Korban Pungutan Liar Rumah Tahanan KPK
Warga Harap Oknum Lurah...
Warga Harap Oknum Lurah Terlibat Kasus Pungli Segera Divonis
Pelindo III Siap Tindak...
Pelindo III Siap Tindak Tegas Pelaku Pungutan Liar
Berita Terkini
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
30 menit yang lalu
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
49 menit yang lalu
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
10 jam yang lalu
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
10 jam yang lalu
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
12 jam yang lalu
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
12 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved