Empat Asosiasi Umroh Diduga Lakukan Pungli ke Biro Travel

Minggu, 21 Mei 2017 - 19:11 WIB
Empat Asosiasi Umroh...
Empat Asosiasi Umroh Diduga Lakukan Pungli ke Biro Travel
A A A
JAKARTA - Empat asosiasi umroh, yakni KPRI, AMHRi, HPH, Dan ARD diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada perusahaan travel sebesar USD15 per visa jamaah umroh. Modusnya, setelah pengurusan visa umroh keluar, asosiasi meminta dana tambahan untuk pendistribusiannya.

Jika perusahaan travel keberatan dan menolak memberikan dana tambahan yang diminta asosiasi, mereka mengancam tidak akan mengeluarkan visa jamaah umroh dari perusahaan travel tersebut. Akibatnya, jamaah umrol bisa tertunda keberangkatannya.

Kordinator tim advokasi Forum Alumni Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Pemuda Lemhanas Bayu Saputra Muslimin mengatakan, empat asosiasi umroh yang diduga telah melakukan pungli tersebut adalah KPRI, AMHRi, HPH, Dan ARD.

"Akibat ada dana tambahan sebesar USD15 ini, akhirnya menghambat perjalanan beberapa jamaah. Karena pihak travel yang memberangkatkan enggan membayar, soalnya jika harus membayar akan membebankan jamaah," katanya dalam keterangan persnya di Restoran Al Jazeerah, Pramuka, Jakarta.

Dia melanjutkan, kegiatan pungli ini dimanfaatkan oleh asosiasi tersebut untuk menekan bebarapa biro perjalanan yang tidak dapat memberangkatkan jamaah.

Penambahan dana tersebut juga tidak ada persetujuan dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama. "Tidak ada izin dari OJK Juga, sedangkan dana ini diambil dari masyarakat," tegasnya. Oleh karenanya, dia meminta kepada pemerintah untuk segera mengambil tindakan tegas.

Saat ini, pihaknya sudah memiliki bukti dan akan melaporkan kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Mengingat, praktik ini adalah pungli dan diduga mengandung unsur korupsi yang melibatkan berbagai element. "Senin atau selasa kita akan melapor ke KPK, alat bukti yang akan kita bawa semuanya," tuturnya.

Mestinya, pemerintah juga melakukan pengawasan ketat. Belum adanya penetapan tarif khusus menjadi bertambah luarnya biro perjalanan dalam menetapkan harga. Hal ini juga dimanfaatkan oleh oknum asosiasi sehingga menambah beban kepada masyarakat yang akan beribadah.

Selain itu, dengan tidak diberikannya visa kepada travel yang enggan membayar maka ada beberapa pihak memanfaatkan dengan memberikan visa tersebut kepada oknum yang justru melakukan tindak pidana perdangan orang ( TPPO).

"Kemarin kan udah terungkap, ada TKI yang akan diberangkatkan menggunakan visa umroh. Kami menduga karena kuota yang tidak jadi berangkat cukup banyak jadi dimanfaatkan oleh oknum untuk menjual visa tersebut kepada PJTKI nakal," pungkasnya.

Menurutnya, keempat asosiasi ini dengan tegas memberikan edaran kepada seluruh biro perjalanan dan mulai berlaku pada 2 November 2016. "Dari catatan kuota 2016 ada sebanyak 634 ribu jamaah yang berangkat umroh, jadi tinggal hitung aja sudah berapa miliar mereka raup," tegasnya. Dia berharap, setelah adanya laporan ini tidak ada lagi pungli yang merugikan masyarakat.
(pur)
Berita Terkait
Komisi B DPRD Kobar...
Komisi B DPRD Kobar Tinjau Pasar Indrasari Terkait Pungli terhadap Pedagang
Viral Aksi Pungli Remaja...
Viral Aksi Pungli Remaja di Kemayoran, Kini Lokasi Dijaga Ketat Dishub
Viral SMA Negeri di...
Viral SMA Negeri di Denpasar Bali Pungut Uang Pengadaan AC Rp1,5 Juta
Deretan Korban Pungutan...
Deretan Korban Pungutan Liar Rumah Tahanan KPK
Warga Harap Oknum Lurah...
Warga Harap Oknum Lurah Terlibat Kasus Pungli Segera Divonis
Pelindo III Siap Tindak...
Pelindo III Siap Tindak Tegas Pelaku Pungutan Liar
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
4 jam yang lalu
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
6 jam yang lalu
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
7 jam yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
8 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
8 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved