Miris, Dua Bocah Perempuan Kakak Beradik Dicabuli Ojek Langganan

Sabtu, 13 Mei 2017 - 19:32 WIB
Miris, Dua Bocah Perempuan...
Miris, Dua Bocah Perempuan Kakak Beradik Dicabuli Ojek Langganan
A A A
PALEMBANG - Masa depan AW (9), dan AF (8), terancam suram. Pasalnya, kedua bocah perempuan yang diketahui kakak beradik tersebut diduga sudah menjadi korban pencabulan yang dilakukan PW (55), penarik ojek langganannya.

Wagimin (50), orang tua korban yang mengetahui kejadian tersebut memilih untuk melaporkannya ke Polresta Palembang, Sabtu (13/5/2017).

Menurut Wagimin, aksi bejat yang dilakukan PW berawal pada Juni 2016. Saat itu, Wagimin menunjuk PW menjadi penarik ojek langganan untuk mengantar dan menjemput kedua korban pergi les tambahan.

"Dia (PW) itu tetangga saya. Makanya saya percaya menunjuknya menjadi tukang ojek langganan anak saya untuk antar les," kata Wagimin, saat memberikan keterangan.

Rupanya, kepercayaan itu disalahgunakan terlapor. Pasalnya, setelah beberapa minggu menjadi ojek langganan, PW justru nekat membawa korban ke lokasi kejadian.

Disana, PW melakukan perbuatan tak senonoh tersebut terhadap kedua korban. "Pertama dia mengajak anak saya AF masuk ke dalam rumah kosong itu. Sedangkan anak saya AW menunggu diluar. Di situ dia memaksa membuka celana AF dan mencabulinya," tuturnya.

Setelah selesai, kata Wagimin, terlapor PW kemudian langsung menyeret AW yang saat itu sedang berada di luar rumah kosong tersebut.

"Anak saya AW ini juga dipaksa sama seperti adiknya. Dia sudah merusak masa depan anak saya," terangnya.

Dikatakan Wagimin, dari keterangan anaknya, aksi bejat tersebut selalu dilakukan setiap minggu saat terlapor mengantar anaknya les.

"Saya juga baru tahu sekarang. Saya melihat perubahan dari kedua anak saya yang selalu murung. Ketika ditanya, anak saya mengaku jika sudah dicabuli PW. Saya minta dia segera ditangkap, anak saya saat ini trauma," imbuhnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, laporan korban sudah diterima pihaknya.

Hanya saja, untuk memperkuat bukti-bukti penyidikan, pihaknya mengarahkan pelapor untuk melakukan visum kepada korban. "Masih kita mintakan visum dulu untuk memperkuat laporan. Akan segera kita tindaklanjuti," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
3 jam yang lalu
Infografis
Ayesha Farooq, Pilot...
Ayesha Farooq, Pilot Jet Tempur Perempuan Pakistan yang Jadi Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved