Tahanan Rutan Pekanbaru Dipindahkan ke Berbagai Lokasi
Minggu, 07 Mei 2017 - 04:00 WIB
Tahanan Rutan Pekanbaru Dipindahkan ke Berbagai Lokasi
A
A
A
PEKANBARU - Kementerian Hukum dan HAM menyatakan bahwa sebagian penghuni Rutan Sialang Bungkuk, Pekanbaru akan dipindahkan.
Hal ini mengingat salah satu pemicu bentrokan disertai kaburnya 448 tahanan adalah karena over kapasitas Rutan.
"Pemindahan para tahanan dan napi seharusnya sudah dilakukan sebelumnya karena di sini memang rutannya over, " ucap Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI, I Wayan Kusmiantha di Pekanbaru, Sabtu (6/5/2017).
Saat ini sebut I Wayan, proses pemindahan napi dan tahanan Rutan Sialang Bungkuk masih berlangsung. Pemindahan juga untuk meraspon permintaaan tahanan.
"Sebenarnya sebagian tahanan sudah lama minta pindah akibat over kapasitas. Mereka akan kita pindahkan di Rutan dan Lapas di Riau. Bahkan nanti ada juga yang sampai keluar dari wilayah Riau," ujarnya.
Dia menjelaskan, saat ini Rutan Pekanbaru dihuni oleh 1.870 tahanan dan napi. Sementara kapasitas normalnya adalah 360 tahanan. "Ini over kapasitas, kita akan lihat mana-mana saja Rutan dan lembaga yang masih dijadikan tempat pemindahan," pungkasnya.
Hal ini mengingat salah satu pemicu bentrokan disertai kaburnya 448 tahanan adalah karena over kapasitas Rutan.
"Pemindahan para tahanan dan napi seharusnya sudah dilakukan sebelumnya karena di sini memang rutannya over, " ucap Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI, I Wayan Kusmiantha di Pekanbaru, Sabtu (6/5/2017).
Saat ini sebut I Wayan, proses pemindahan napi dan tahanan Rutan Sialang Bungkuk masih berlangsung. Pemindahan juga untuk meraspon permintaaan tahanan.
"Sebenarnya sebagian tahanan sudah lama minta pindah akibat over kapasitas. Mereka akan kita pindahkan di Rutan dan Lapas di Riau. Bahkan nanti ada juga yang sampai keluar dari wilayah Riau," ujarnya.
Dia menjelaskan, saat ini Rutan Pekanbaru dihuni oleh 1.870 tahanan dan napi. Sementara kapasitas normalnya adalah 360 tahanan. "Ini over kapasitas, kita akan lihat mana-mana saja Rutan dan lembaga yang masih dijadikan tempat pemindahan," pungkasnya.
(nag)