Lagi, Dua Korban Penembakan Dirujuk ke RSMH Palembang
Rabu, 19 April 2017 - 18:40 WIB
Lagi, Dua Korban Penembakan Dirujuk ke RSMH Palembang
A
A
A
LUBUKLINGGAU - Dua korban penembakan brutal oleh oknum polisi di Lubuklinggau, dipindahkan ke Rumah Sakit Muhammad Husien (RSMH) Palembang untuk menjalani perawatan medis secara intensif. Dua korban penembakan tersebut, adalah Novianti (31) dan Dewi Arlina (39).
Novianti mengalami luka tembak lengan sebelah kanan hingga tulang tangannya patah. Sedangkan, Dewi Arlina mengalami luka tembak lengan sebelah kiri tembus, hingga tulangnya juga patah. Sebelumnya, satu korban tembak lainnya, Indra (35), dilarikan ke rumah sakit di Palembang karena kondisinya kritis akibat tertembak di leher.
![Lagi, Dua Korban Penembakan Dirujuk ke RSMH Palembang]()
Novianti dan Dewi harus dibawa ke RSMH Palembang untuk pemasangan pen pada tulang tangan yang patah. Mereka dipindahkan karena RSUD Dr Sobirin tidak memiliki alat yang lengkap untuk pemasangan pen. Korban dibawa ke Palembang Rabu (19/4/2017) pukul 17.00 WIB menggunakan dua mobil ambulans milik RSUD Dr Sobirin Mura di Lubuklinggau.
"Pasien Novianti dan Dewi Arlina memang harus kita Rujuk ke Palembang untuk memasang pen ditangannya yang patah. Kita tidak punya alat bedah, jadi mereka berdua dikirim ke Palembang," ungkap Direktur RSUD Sobirin Mura di Lubuklinggau,dr Harun.
Menurut dr Harun, secara keseluruhan kondisi kedua pasien sudah mulai membaik, tapi harus dioperasi untuk pemasangan pen di Palembang. "Kalau Diki akan kita lihat keadaanya dulu, kalau membaik berarti tidak kita rujuk," terangnya.
Sedangkan korban penembakan lainnya, Diki (29) sudah menjalani operasi dan menunggu pemulihan dan Genta (3) tidak dirawat khusus. Adapun korban tewas, Surini (50) telah dimakamkan, Selasa (18/4/2017) malam sekitar pukul 19.00 WIB di TPU Desa Belitar,Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. (Baca: Mobil Berisi Satu Keluarga Dihujani Tembakan, Satu Tewas dan Lima Kritis).
Novianti mengalami luka tembak lengan sebelah kanan hingga tulang tangannya patah. Sedangkan, Dewi Arlina mengalami luka tembak lengan sebelah kiri tembus, hingga tulangnya juga patah. Sebelumnya, satu korban tembak lainnya, Indra (35), dilarikan ke rumah sakit di Palembang karena kondisinya kritis akibat tertembak di leher.

Novianti dan Dewi harus dibawa ke RSMH Palembang untuk pemasangan pen pada tulang tangan yang patah. Mereka dipindahkan karena RSUD Dr Sobirin tidak memiliki alat yang lengkap untuk pemasangan pen. Korban dibawa ke Palembang Rabu (19/4/2017) pukul 17.00 WIB menggunakan dua mobil ambulans milik RSUD Dr Sobirin Mura di Lubuklinggau.
"Pasien Novianti dan Dewi Arlina memang harus kita Rujuk ke Palembang untuk memasang pen ditangannya yang patah. Kita tidak punya alat bedah, jadi mereka berdua dikirim ke Palembang," ungkap Direktur RSUD Sobirin Mura di Lubuklinggau,dr Harun.
Menurut dr Harun, secara keseluruhan kondisi kedua pasien sudah mulai membaik, tapi harus dioperasi untuk pemasangan pen di Palembang. "Kalau Diki akan kita lihat keadaanya dulu, kalau membaik berarti tidak kita rujuk," terangnya.
Sedangkan korban penembakan lainnya, Diki (29) sudah menjalani operasi dan menunggu pemulihan dan Genta (3) tidak dirawat khusus. Adapun korban tewas, Surini (50) telah dimakamkan, Selasa (18/4/2017) malam sekitar pukul 19.00 WIB di TPU Desa Belitar,Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. (Baca: Mobil Berisi Satu Keluarga Dihujani Tembakan, Satu Tewas dan Lima Kritis).
(wib)