Pilgub Jabar, Elektabilitas Ridwan Kamil Rentan Terjun Bebas

Jum'at, 07 April 2017 - 11:44 WIB
Pilgub Jabar, Elektabilitas...
Pilgub Jabar, Elektabilitas Ridwan Kamil Rentan Terjun Bebas
A A A
BANDUNG - Elektabilitas Ridwan Kamil yang kini di atas angin dinilai masih rentan terjun bebas seiring masih panjangnya waktu menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Situasi politik dan opini masyarakat yang terus berkembang juga disebut-sebut bakal menjadi faktor penyebab kemungkinan anjloknya tingkat keterpilihan Wali Kota Bandung itu.

Terlebih, hasil survei yang dirilis sejumlah lembaga survei pun belum menjamin posisi Ridwan Kamil tetap paling atas. Sebab, setiap hasil survei memiliki batasan masa kedaluwarsa.

"Di saat situasi politis makin menghangat, ada beberapa hal yang jadi sorotan, teruma objektivitas hasil survei. Pasalnya, dalam beberapa sisi, kerap ditemukan pula data-data yang tidak objektif," ungkap Direktur Lingkar Studi Informasi dan Demokrasi Dedi Barnadi dalam diskusi Poros Muda Jawa Barat yang mengusung tema 'Mengukur Objektivitas Lembaga Survei pada Pilkada Jabar 2018' di Bandung, kemarin.

Menurut Dedi, masa kedaluwarsa hasil survei bervariasi. Ketika momentum politiknya masih lama, maka masa kedaluwarsanya pun lebih panjang. Sebaliknya, jika momentumnya sudah dekat, masa kedaluwarsanya semakin pendek. "Saat sudah dekat, hitungannya bisa detik, menit, jam, hari, atau minggu," katanya.

Jika melihat opini masyarakat terhadap Ridwan Kamil yang berkembang saat ini, lanjut Dedi, elektabilitas pria yang akrab disapa Emil itu memang masih sangat rentan terjun bebas. Terlebih, pascadeklarasi dukungan dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) kepadanya, opini publik di berbagai media, terutama media sosial cenderung miring.

Dia mencontohkan, elektabilitas Dede Yusuf dalam Pilgub Jabar 2013 yang merosot tajam akibat opini yang berkembang di masyarakat. "Dengan berjalannya waktu ditambah kerja-kerja politik dari tim sukses, opini, hingga penggalangan massa, elektabilitas Dede Yusuf akhirnya turun juga."

Meski enggan menghakimi hasil survei yang menempatkan Ridwan Kamil di posisi teratas tidak objektif, Dedi mengingatkan, survei yang baik harus mengungkapkan metodologi, karakter responden, hingga margin of error secara menyeluruh. "Lembaga survei pun harus berani mengungkap siapa yang mendanai survei tersebut. Masyarakat harus tahu, karena umumnya hal ini tidak diungkapkan," bebernya.

Senada dengan Dedi, peneliti dari Sinergi Riset Nusantara Eko Arief Nugroho menjelaskan, jarak pelaksanaan survei dengan pencoblosan yang masih terpaut jauh sangat memungkinkan terjadinya penurunan persentase elektabilitas yang diakibatkan dinamika politik. "Apalagi, setelah deklarasi (Deklarasi NasDem), elektabilitas Emil pun tidak naik signifikan," katanya.

Menurutnya, pertarungan bakal calon untuk meraih dukungan pada Pilgub Jabar 2018 mendatang justru akan terlihat manakala nama-nama lain sudah bermunculan. "Sekarang kan baru Emil yang naik, apalagi setelah deklarasi (elektabilitas) hanya naik sedikit. Padahal, deklarasi biasanya mampu mendongkrak hingga 5-10%."
(zik)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Nyoblos di Bandung,...
Nyoblos di Bandung, Ridwan Kamil Harap Pemimpin Jabar ke Depan Dapat Lanjutkan Prestasi
KPU Jabar Tetapkan 35.966.840...
KPU Jabar Tetapkan 35.966.840 Pemilih di Pilkada Jabar 2024
PDIP Incar Kursi Cawagub...
PDIP Incar Kursi Cawagub di Pilkada Jawa Barat
Diduga Kelelahan, 6...
Diduga Kelelahan, 6 Petugas Pilkada di Jawa Barat Meninggal
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Misteri Air Terjun Berdarah...
Misteri Air Terjun Berdarah di Antartika Terpecahkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved