Warga Jaten Tolak Pembangunan Pabrik Plastik

Jum'at, 31 Maret 2017 - 16:15 WIB
Warga Jaten Tolak Pembangunan...
Warga Jaten Tolak Pembangunan Pabrik Plastik
A A A
KARANGANYAR - Puluhan warga Dusun Sawahan Desa Jaten Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar melakukan aksi demonstrasi di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpasu Satu Pintu (DPMPTSP), Jumat (31/3/2017) siang.

Aksi tersebut dilakukan untuk menolak pendirian pabrik plastik PT Solo multipack yang berada di desa tersebut.

Ketua RW 23 Dusun Sawahan Sulistia Winarno mengatakan warga menginginkan agar izin operasional pabrik tersebut dicabut oleh pemerintah Kabupaten Karanganyar.
Menurutnya operasional pabrik itu tidak disetujui oleh warga sekitar dan itu terbukti dengan tidak adanya warga yang dimintai persetujuan.

Menurutnya operasional pabrik tersebut nantinya akan mencemari lingkungan sekitar. Pabrik plastik kata dia syarat akan limbah kimia, sehingga jika dipaksakan beroperasi nantinya akan merugikan warga masyarakat sekitar.

Limbah kimia yang dihasilkan nantinya akan merusak lingkungan dan juga merusak sumber air yang ada di wilayah setempat. Tidak hanya itu saja Polusi udara yang ditimbulkan akibat operasional pabrik itu juga akan mengganggu kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitar pabrik.

"Izin operasional pabrik kami minta untuk dicabut, itu semua demi keselamatan warga masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan warga hanya memperbolehkan areal yang akan digunakan sebagai pabrik plastik itu digunakan sebagai gudang saja.

Namun operasional gudang harus mendapatkan pengawasan langsung dari warga masyarakat sekitar. "Kalau buat gudang boleh, namun kalau buat pabrik gak boleh," ucapnya.

Ketua RT 24 Gunawan wahyudianto mengatakan saat hendak membangun, pihak pabrik justru meminta persetujuan kepada warga yang tinggal jauh dari lokasi pabrik. Sedangkan warga yang tinggal berdekatan langsung justru tidak dimintai persetujuan.

Sehingga wajar jika akhirnya Warga masyarakat menolak dan menghentikan proses pembangunan serta izin operasional pabrik itu.

Ia berharap tuntutan warga masyarakat itu direspon dengan baik oleh pemerintah Kabupaten Karanganyar. Jangan sampai nantinya kasus itu berkepanjangan dan menimbulkan efek yang tidak baik di masyarakat di kemudian hari.

Sementara itu kepala BPMPTSP Kabupaten Karanganyar Nunung Susanto mengaku akan mengkonsultasikan terlebih dahulu masalah itu ke Bupati Karanganyar.

Nantinya akan dipelajari Apakah tuntutan warga tersebut bisa diakomodir atau dicarikn solusi lain yang lebih baik.

"Kita kan pelajari dulu apakah tuntutan warga itu sudah benar, kalau cara prinsip tata ruang dan tata wilayah lokasi itu boleh dibangun untuk pabrik," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
30 menit yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
2 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
2 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
4 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
6 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved