Permintaan Daging Naik, Sapi di Kota Semarang Wajib Bunting

Selasa, 21 Maret 2017 - 22:51 WIB
Permintaan Daging Naik,...
Permintaan Daging Naik, Sapi di Kota Semarang Wajib Bunting
A A A
SEMARANG - Untuk meningkatkan ketersediaan daging sapi di Kota Semarang, Dinas Pertanian mencanangkan program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) di beberapa peternakan sapi di Kota Semarang.

Program sapi indukan wajib bunting ini secara perdana dilaunching di Perkumpulan Kelompok Tani Pangudi Mulyo, Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Selasa (21/3/2017).

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Wahyu Permata Rusdiana mengatakan, pihaknya menargetkan pada tahun 2017 ini, sebanyak 1500 ekor sapi yang wajib bunting melalui program SIWAB.

"Saat ini baru sekitar 188 ekor sapi betina yang sudah dipastikan bunting dan akan terus kita tambah," katanya.

Dia menyebutkan, melalui program ini, sapi-sapi betina indukan atau yang sudah siap kawin wajib bunting, melalui inseminasi buatan.

Untuk mendorong program tersebut, Pemerintah membantu 1500 akseptor beserta tenaga ahli inseminator atau kawin suntik.

Selain bantuan 1500 akseptor, pemerintah pusat juga memberikan bantuan asuransi pada peternak lewat program AUTS (Asuransi Usaha Ternak Sapi) sebesar Rp. 200.000 perekor pertahun.

"Pemerintah mensubsidi sebesar 80 % atau setara Rp.160.000 per ekor per tahun, sehingga peternak hanya membayar Rp.40.000 per ekor per tahun," katanya.

Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya mendorong supaya sapi bunting dan beranak saja, namun juga melakukan inseminasi, penanggulangan gangguan reproduksi sapi serta penyelematan sapi betina produktif di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, selama ini konsumsi daging sapi di kota Semarang cukup tinggi, sedangkan penyediaan daging sapi lokal masih belum sebanding dengan kebutuhan.

Akibatnya, kebutuhan daging sapi di Kota Semarang masih mengandalkan dari peternak-peternak dari luar Kota Semarang.

"Kami mencoba mendorong peternak sapi untuk mengembangbiakkan ternak lewat upaya khusus sapi indukan wajib bunting," katanya.

Ia mengarapkan, program tersebut dapat meningkatkan produktivitas daging sapi di Kota Semarang.
(nag)
Berita Terkait
Wow BEEF Membangun Pusat...
Wow BEEF Membangun Pusat Peternakan Terintegrasi di Subang Kapasitas 28.000 Ton
Jelang Purna Tugas,...
Jelang Purna Tugas, Puluhan Polisi Kembangkan Minat Berternak
Bulukumba Optimalkan...
Bulukumba Optimalkan Potensi Sektor Peternakan Lewat Kampung Sapi
Telur Tetas Asal Klaten...
Telur Tetas Asal Klaten Terbang ke Vietnam, Sektor Perunggasan Tumbuh Positif
Warga Pagenggang Lebak...
Warga Pagenggang Lebak Apresiasi Peternakan Sistem Close House
Tidak Punya Izin, Peternakan...
Tidak Punya Izin, Peternakan Babi di Klaten Ditutup Sat Pol PP
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
9 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved