Rekonstruksi Diksar Maut UII, Tersangka dan Panitia Bertindak Sadis

Selasa, 14 Maret 2017 - 17:06 WIB
Rekonstruksi Diksar...
Rekonstruksi Diksar Maut UII, Tersangka dan Panitia Bertindak Sadis
A A A
KARANGANYAR - Penyidik Polres Karanganyar telah menyelesaikan rekonstruksi kasus Diksar Mapala Unisi UII yangmengakibatkan sejumlah peserta luka-luka dan tewas.

Rekonstruksi yang dilakukan di Tlogo Dlingo, Desa Gondosuli Tawangmangu Kabupaten Karanganyar itu berakhir, Senin (14/3/2017) petang.

Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko mengatakan adegan yang dipraktikkan dalam rekonstruksi akhirnya mengalami beberapa penambahan dari rencana semula.

Semula penyidik hanya menyiapkan 55 daftar adegan, namun dalam perjalannya adegan itu bertambah menjadi 59.

Ia menyebutkan penambahan adegan itu atas dasar masukkan dari para peserta Diksar yang ikut dalam rekonstruksi. Banyak peserta yang meminta adegan ditambah karena dalam daftar adegan tidak ada.

Padahal mereka mengalami tindakan kekerasan yang dilakukan oleh panitia dan kedua tersangka yang ditangkap yakni Angga Septiawan dan Muhammad Wahyudi.

"peserta sangat bersemangat dan sangat terbuka dalam proses rekonstruksi, banyak memori yang diingat mereka dan akhirnya ditambahkan dalam adegan rekonstruksi," ucapnya, Selasa (14/3/2017) siang.

Prawoko mengatakan, dari rekonstruksi yang dilakukan secara garis besar diketahui adanya tindakan sadis yang dilakukan oleh kedua tersangka serta panitia lainnya.

Tindakan sadis itu yang membuat tiga peserta yakni Muhammad Fadli, Syaits Asyam dan Ilham Nurpadmi meningga dunia serta belasan lainnya mengalami luka-luka. Meski demikian ia enggan menyebutkan tindakan sadis apa saja yang dilakukan selama pelaksanaan Diksar tersebut.

Namun dari pantauan dalam rekonstruksi yang digelar, terungkap bahwa panitia dan tersangka melakukan tendangan ke bagian perut dan dada serta pukulan di bagian muka dan jidat para peserta. Seluruh peserta yang ikut diksar mengalami tindak penganiayaan serta intimidasi.

Hasil rekonstruksi itu nantinya akan dimasukkan dalam berkas pemeriksaan bagi kedua tersangka. Berkas itu selanjutnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Karanganyar untuk nantinya segera disidangkan ke Pengadilan.

Selain itu hasil rekonstruksi juga akan digunakan untuk penentuan para tersangka baru dalam kasus itu. "Kita akan segera lakukan gelar perkara dan penentuan tersangka baru," ucapnya.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak mengatakan jumlah tersangka baru kemungkinan lebih dari lima orang.

Akan tetapi pihaknya belum mau menjelaskan dari unsur mana calon tersangka itu, apakah dari Panitia, Senior mapala atau unsur yang lain.
(nag)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
5 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
6 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
7 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
8 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
8 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
9 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved