Pengusaha Angkutan Umum Menyerah daripada Dimatikan Pemprov DKI

Rabu, 08 Maret 2017 - 22:06 WIB
Pengusaha Angkutan Umum...
Pengusaha Angkutan Umum Menyerah daripada Dimatikan Pemprov DKI
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta segera mengambil alih usaha angkutan umum di Ibu Kota. Pengusaha angkutan umum memilih usahanya dibeli Pemprov DKI ketimbang dimatikan dengan kebijakan pemerintah.

Ketua Organda DKI Jakarta Sharuhan Sinungan mengatakan, semakin liarnya kebijakan Pemprov DKI melalui Badan Usaha milik Daerah (BUMD) PT Transportasi Jakarta mengoperasikan armada busnya di trayek existing angkutan umum, membuar para pengusaha angkutan umum sepakat menyerahkan usaha mereka kepada Pemprov DKI. Namun, penyerahan tersebut bukan dalam sistem kerja sama ataupun terintegrasi dengan PT Transportasi Jakarta seperti yang sudah dijalankan Kopaja.

"Kalau terus menempatkan bus di trayek kami ya sama saja membunuh. Mending beli saja izin dan bus kami. Mau integrasi enggak mungkin dengan kondisi angkutan umum saat ini. Mau diremajakan enggak ada modal. Jadi ya sudah beli saja sekalian daripada mati," kata Sharuhan Sinungan saat dihubungi, Rabu (8/3/2017).

Shafruhan menjelaskan, kebijakan Pemprov DKI itu merupakan kebijakan kapitalis. Di mana, ketika angkutan umum bekerja sama dengan PT Transportasi Jakarta, semua izinnya diambil dan trayeknya ditempatkan semaunya oleh PT Transportasi Jakarta seperti yang terjadi pada Kopaja saat ini.

Padahal, pengusaha angkutan umum itu merupakan pioner atau pahlawan tanpa jasa yang telah membantu pemerintah dalam memobilisasi masyarakat sejak puluhan tahun lalu. Bahkan, pemerintah yang memiliki kewajiban melayani mobilitas masyarakat saat itu tidak pernah mengeluarkan bantuan satu rupiah pun.

"Bukannya membina mengembangkan usaha rakyat malah membunuh. BUMD itu modalnya dari anggaran rakyat. Kok dibuat untuk bunuh rakyat," ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andry Yansyah menuturkan, saat ini pihaknya sedang menyesuaikan subsidi berupa Public Service Obligation (PSO) dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) untuk digunakan membeli angkutan umum. Menurutnya, dengan PSO yang mencapai Rp2,8 triliun pada 2017 ini, pihaknya dapat menggunakan Rp25 miliar untuk membeli 1.000 angkutan umum Metromini dan sebagainya.

Dalam rapat bersama Organda beberapa waktu lalu, lanjut Andri, pengusaha angkutan umum sepakat untuk mengikuti sistem beli putus. Bahkan, dari beberapa pengusaha yang hadir menawarkan seharga Rp 25 Juta untuk satu metromini.

"Nah, kalau 1.000 kan cuma Rp25 miliar. PSO kita Rp2,8 triliun untuk recananya 3.000 bus yang didatangkan bertahap tahun ini dan beroperasi pada 2018. Perbandinganya kan kecil dan hitungannya bisa digunakan untuk membeli Metromini serta angkutan umum lainnya," ujarnya.

Kendati demikian, lanjut Andri, pihaknya akan terlebih dahulu meminta anggaran teknik konsultan di Sekretaris Daerah (Sekda) untuk dapat mengetahui kondisi dan apresial yang dibutuhkan dalam membeli semua angkutan umum di Jakarta saat ini. Sebab, kondisi angkutan umum saat ini tidak semuanya sama, termasuk usia kendaraanta.

"Tidak mungkin kan kalau usianya sudah lebih dari 30 tahun dibeli dengan harga tinggi. Udah menikmati hasil kok mereka. Kami targetkan sepanjang tahun ini sistem beli putus dapat diselesaikan," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Wajibkan...
Pemprov DKI Wajibkan ASN Gunakan Angkutan Umum Setiap Rabu
Mulai Akhir Pekan Ini,...
Mulai Akhir Pekan Ini, PT MRT Jakarta Tambah Jumlah Kereta
Buka 4 Rute Non-koridor,...
Buka 4 Rute Non-koridor, DKI Tambah 100 Unit Bus Transjakarta
Wacana Tarif Berdasarkan...
Wacana Tarif Berdasarkan Status Ekonomi Penumpang, Transjakarta: Ongkos Masih Rp3.500 per Penumpang
Menhub Izinkan Angkutan...
Menhub Izinkan Angkutan Umum Beroperasi, Transjakarta-MRT Tetap Ikuti Pergub DKI
5 Stasiun di Jakarta...
5 Stasiun di Jakarta Ini Jadi Target Penataan Integrasi Angkutan Umum
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
58 menit yang lalu
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
59 menit yang lalu
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
1 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
2 jam yang lalu
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
3 jam yang lalu
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved