Paket Berisi 40 Ponsel Hilang di Terminal Kargo KNIA

Jum'at, 24 Februari 2017 - 21:56 WIB
Paket Berisi 40 Ponsel...
Paket Berisi 40 Ponsel Hilang di Terminal Kargo KNIA
A A A
DELISERDANG - Kasus pencurian kembali terjadi di Terminal Kargo Bandara Internasional Kualanamu (KNIA). Kali ini 40 unit telepon selular (ponsel) merek Oppo Gold milik Herman, 30, warga Jalan Selam III No 3 Kelurahan Tegal Sari Mandala I, Kecamatan Medan Denai, raib di Terminal Kargo Bandara Kualanamu.

Peristiwa kehilangan paket ponsel tersebut diketahui pada Rabu 1 Februari 2017 sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelumnya pada Selasa 31 Januari 2017 sekitar pukul 19.30 WIB, Herman yang merupakan Direktur PT Jetindo Nagasaki Transekpress, menyuruh pegawainya bernama Natal untuk mengambil paket berisi pesanan ponsel merek Oppo Gold sebanyak 580 unit di PT Yakari di Terminal Kargo Bandara Kualanamu.

Paket tersebut dikirimkan melalui PT Global Jet Ekspress dengan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 186 dari Jakarta dengan Nomor SMU 126-29656266. Setiba di PT Yajari, Natal menerima paket kiriman 20 karung plastik berisi ponsel Oppo Gold.

Selanjutnya, paket tersebut dibawa ke gudang Kompleks Pergudangan Sky Dex di Jalan Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa. Saat dilakukan pemeriksaan oleh Rafi dan Ihsan, ternyata paket tidak sesuai pesananan. Seharusnya paket terdiri dari 18 karung berisi 3 dus dan 2 karung berisi 2 dus, setiap dusnya berisi 10 unit ponsel.

Namun saat diperiksa, ternyata hanya ada 14 karung berisi 3 dus dan 6 karung berisi 2 dus, sehingga ponsel yang diterima hanya 540 unit atau kurang 40 unit. Akibat pencurian tersebut, Herman mengalami kerugian sekira Rp156 juta.

Selanjutnya Herman melapor ke Polsek Beringin pada Kamis 23 Februaru 2017 dengan Laporan Polisi Nomor : LP/II/2017/SU/RES DS/SEK Beringin. Herman yang dihubungi belum bersedia berkomentar. "Nanti ya saya masih ada rapat," ujar Herman.

Kanit Reskrim Polsek Beringin Ipda J Sianturi membenarkan, telah menerima laporan kehilangan pelapor, Herman. "Kami sudah menerima laporan dari Herman dan masih melakukan penyelidikan," jelasnya.
(wib)
Berita Terkait
Siasati Larangan Mudik,...
Siasati Larangan Mudik, Penumpang Mengumpet di Bagasi Bus
Spesifikasi Kapal Kargo...
Spesifikasi Kapal Kargo Dali dan Penyebab Tabrakan Jembatan Francis Key Baltimore
Kapal Kargo Dali Tabrak...
Kapal Kargo Dali Tabrak Jembatan Key Baltimore: Insiden Kedua Setelah Kecelakaan di Belgia
3 Pencuri 108 Tas Lululemon...
3 Pencuri 108 Tas Lululemon di Kargo Bandara Soetta Ditangkap, Korban Rugi Rp1 Miliar
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Heboh! Uang Logam Sebanyak...
Heboh! Uang Logam Sebanyak Rp70 Juta Jatuh Berhamburan di Tengah Jalan Raya Ciamis
Berita Terkini
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
58 menit yang lalu
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
1 jam yang lalu
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
2 jam yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
2 jam yang lalu
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
3 jam yang lalu
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
16 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved