Kuasa Hukum Ahok: Keterangan Saksi Komisi Fatwa MUI Sama Dengan KH Ma'ruf Amin

Selasa, 07 Februari 2017 - 17:28 WIB
Kuasa Hukum Ahok: Keterangan...
Kuasa Hukum Ahok: Keterangan Saksi Komisi Fatwa MUI Sama Dengan KH Ma'ruf Amin
A A A
JAKARTA - Kuasa hukum terdakwa dugaan kasus penistaan agama Basuki T Purnama (Ahok) menyatakan, keberatan dengan hadirnya saksi ahli anggota Komisi Fatwa MUI Hamdan Rasyid di persidangan kesembilan. Pasalnya keberadaan Hamdan dianggap tak bisa independen.

Kuasa hukum Ahok, Humphrey Djemat mengatakan, terkait saksi keempat dari MUI Hamdan Rasyid, pihak Ahok tegas menolaknya sebagai saksi ahli. Sebab, Hamdan Rasyid itu pengurus dan anggota MUI, sedang kehadirannya di persidangan kesembilan itu sebagai saksi ahli.

"Jadi kami mempertanyakan independensinya sebagai ahli. Saat bersaksi, dia memberikan keterangan yang sama dan mendukung MUI. Jadi keterangannya pun sama dengan Ketum MUI makanya kami tak bisa menerima," ujar Humprey Djemat di Auditorium Kementan, Jaksel, Selasa (7/2/2017).

Selain itu, lanjut Humphrey, dalam BAP waktu pemeriksaan pun sama dengan Ketum MUI KH Ma'ruf Amin, yakni pada 16 November 2016 lalu dan diperiksa oleh penyidik yang sama. Poin-poin yang disampaikan Hamdan dengan Ketum MUI pun sama, begitu juga tentang kesalahannya di BAP.

"Artinya tak independen, kalau dia tak independen ada conflict of interest. Kalau dia saksi fakta tak masalah, tapi dia menjadi saksi ahli. Kita tak bisa terima karena sebagai ahli dia harus netral, independen, tak bisa mengamini saja apa yang diputuskan MUI," tuturnya.

Humphrey menuturkan, saat sidang pihaknya tak banyak bertanya sehingga sidang pun cepat selesai. Apalagi, pihak kuasa hukum sudah menyampaikan keberatannya kepada hakim.

Biarlah majelis hakim yang menimbangnya nanti apakah akan menerima kesaksian Hamdan sebagai ahli atau tidak. "Soal saksi fakta, hakim memang melarang JPU untuk tidak banyak bertanya tentang (saksi) fakta (dua nelayan). Jadi, kami putuskan tak bertanya," jelasnya.
(whb)
Berita Terkait
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
1 jam yang lalu
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
2 jam yang lalu
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
2 jam yang lalu
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
3 jam yang lalu
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
3 jam yang lalu
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved