Kru Pesawat Diduga Lecehkan Wanita-Merokok, Lion Air Tunggu Kemenhub

Jum'at, 03 Februari 2017 - 08:49 WIB
Kru Pesawat Diduga Lecehkan...
Kru Pesawat Diduga Lecehkan Wanita-Merokok, Lion Air Tunggu Kemenhub
A A A
DENPASAR - Manajemen Maskapai Lion Air menyerahkan penyelidikan terhadap kru pesawat Lion Air JT 745 tujuan Makassar - Denpasar yang diduga melecehkan wanita dan merokok dalam kokpit saat terbang ke Kementerian Perhubungan. Manajer Humas Lion Air Andy Saladin mengatakan, saat ini Lion Air masih menyelidiki dugaan terjadinya kasus tersebut. (Baca juga: Bawa Penumpang Cantik ke Kokpit, Kru Pesawat Kedapatan Merokok)

"Saat ini sedang dalam pendalaman baik di internal kami maupun dari Kementerian Perhubungan," katanya melalui pesan singkatnya, Jumat (3/2/2017).

Menurut dia, saat ini Lion Air masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak Kementerian Perhubungan. "Kita sedang tunggu hasil penyeledikannya dari Kementerian Perhubungan," timpalnya.

Sebelumnya kru pesawat Lion Air tersebut diduga melecehkan seorang wanita cantik berinisial AR dalam kokpit saat pesawat tersebut terbang.

Perempuan berambut panjang ini mengaku, kru pesawat yang melecehkan dirinya itu seorang pramugara berinisial Ad. Sebelum dilecehkan AR ini diajak ke kokpit terlebih dahulu. Sebelum dilecehkan pramugara ini mengajak kenalan dan mengatakan kalau pilotnya mengenal AR.

“Awalnya dia mengajak saya kenalan lalu mengajak bertemu dengan kapten pesawat (pilot). Dia bilang kalau kapten pilotnya kenal dengan saya. Makanya saya ikut dengan dia,” katanya, di Denpasar, Kamis (2/2./2017).

Setelah ngobrol beberapa lama, AR mengatakan, apakah boleh menekan tombol-tombol yang ada di kokpit. Secara sepontan pramugara itu pun menjawab, tidak boleh nanti bisa jatuh.

“Terus dia bilang sama saya, gimana kalau kamu dipencet-pencet sembarangan pasti marah kan,”ucapnya menirukan pramugara tersebut.

Selain itu di menurut pengakuan AR dirinya melihat ada tiga puntung rokok di dalam kokpit. "Emang boleh ya disini merokok,” tanyanya.“Ya boleh, santai saja,” ujarnya menirukan perkataan pramugara tersebut.
(sms)
Berita Terkait
Syarat Wajib PCR Maskapai...
Syarat Wajib PCR Maskapai Udara Dikeluhkan, Penumpang Jadwal Ulang Penerbangan
Kemenhub Izinkan Maskapai...
Kemenhub Izinkan Maskapai Sesuaikan Tarif Penerbangan
Maskapai TransNusa Layani...
Maskapai TransNusa Layani Penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur
Jelang Pembukaan Kembali...
Jelang Pembukaan Kembali Pintu Internasional di Bali
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Kapan Bisnis Penerbangan...
Kapan Bisnis Penerbangan Pulih? Ini Proyeksi Moody's
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
4 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
4 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
5 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
5 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
6 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved