Tenggelam di Brebes, Jenazah Salman Ditemukan di Perairan Jepara
Kamis, 02 Februari 2017 - 17:43 WIB
Tenggelam di Brebes, Jenazah Salman Ditemukan di Perairan Jepara
A
A
A
JEPARA - Salman Alfarizi (13) siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Bukhori Brebes yang hanyut di Sungai Kabuyutan, Desa Sengon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, pada Rabu 25 Januari 2017 lalu, akhirnya ditemukan.
Pihak SAR Kabupaten Brebes, sebelumnya menyatakan sudah menutup operasi SAR atas Salman, karena sudah lewat 7 hari. Salman sendiri akhirnya ditemukan di Perairan Jepara.
“Jaraknya sekira 250 kilometer dari lokasi awal kejadian,” ungkap Kepala Basarnas Jawa Tengah, Agus Haryono, melalui siaran pers yang diterima KORAN SINDO, Kamis (2/2/2017).
Penemuan jenazah Salman ini diawali pada Rabu (1/2/2017) sekira pukul 07.30 WIB, ditemukan mayat tanpa identitas di Pantai Preawean Perairan Jepara.
Kondisinya susah dikenali. Jenazah yang awalnya tak dikenali identitasnya tersebut berjenis kelamin laki-laki, usia sekira 10 tahun dan tinggi 135 cm.
“Saya mendapat informasi lanjutan hari ini (Kamis) pukul 14.00 WIB dari Pos SAR Jepara, setelah dicek lebih lanjut, mendatangkan pihak keluarga dari Brebes, bahwa betul mayat tersebut salah satu siswa yang tenggelam di Sungai Kabuyutan Brebes,” lanjut Agus Haryono.
Diketahui, Salman tenggelam bersama rekannya yakni Bayu Sukma (13) warga Desa Lemah Abang, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, saat membersihkan diri di sungai usai olahraga.
Bayu lebih dulu ditemukan, yakni pada Jumat (27/1/2017) sekira pukul 05.30 WIB, alias dua hari setelah kejadian. Lokasi penemuannya di wilayah Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, atau terpaut sekira 8 km dari lokasi awal korban tenggelam.
Pihak SAR Kabupaten Brebes, sebelumnya menyatakan sudah menutup operasi SAR atas Salman, karena sudah lewat 7 hari. Salman sendiri akhirnya ditemukan di Perairan Jepara.
“Jaraknya sekira 250 kilometer dari lokasi awal kejadian,” ungkap Kepala Basarnas Jawa Tengah, Agus Haryono, melalui siaran pers yang diterima KORAN SINDO, Kamis (2/2/2017).
Penemuan jenazah Salman ini diawali pada Rabu (1/2/2017) sekira pukul 07.30 WIB, ditemukan mayat tanpa identitas di Pantai Preawean Perairan Jepara.
Kondisinya susah dikenali. Jenazah yang awalnya tak dikenali identitasnya tersebut berjenis kelamin laki-laki, usia sekira 10 tahun dan tinggi 135 cm.
“Saya mendapat informasi lanjutan hari ini (Kamis) pukul 14.00 WIB dari Pos SAR Jepara, setelah dicek lebih lanjut, mendatangkan pihak keluarga dari Brebes, bahwa betul mayat tersebut salah satu siswa yang tenggelam di Sungai Kabuyutan Brebes,” lanjut Agus Haryono.
Diketahui, Salman tenggelam bersama rekannya yakni Bayu Sukma (13) warga Desa Lemah Abang, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, saat membersihkan diri di sungai usai olahraga.
Bayu lebih dulu ditemukan, yakni pada Jumat (27/1/2017) sekira pukul 05.30 WIB, alias dua hari setelah kejadian. Lokasi penemuannya di wilayah Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, atau terpaut sekira 8 km dari lokasi awal korban tenggelam.
(sms)