Keracunan Massal, 18 Siswa SD Dirawat di Puskesmas Manduro

Kamis, 05 Januari 2017 - 15:33 WIB
Keracunan Massal, 18...
Keracunan Massal, 18 Siswa SD Dirawat di Puskesmas Manduro
A A A
MOJOKERTO - Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Buluresik, Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, mengalami keracunan massal, Kamis (5/1/2017). Sedikitnya 19 siswa dilarikan ke rumah sakit, dua lainnya dirawat di rumah.

Informasi yang dihimpun, keracunan massal itu terjadi pukul 08.20 WIB. Bermula saat Mufida (10), salah seorang siswa kelas 6 mengalami muntah-muntah di depan ruang kantor guru SDN 2 Buluresik.

"Saat itu usai kegiatan istigasah saya masuk ke kantor guru, tapi ada bekas muntahan. Kemudian saya tanya, 'Itu siapa yang muntah?' Ternyata Mufida mengaku dan mengatakan akan membersihkannya," kata Susi (30), guru kelas 5 SDN 2 Buluresik, Kamis (5/1/2017).

Tanpa curiga, Susi lantas masuk ke kelas dan berniat memulai proses pembelajaran. Tak disangka, beberapa anak didiknya mengeluhkan sakit di bagian perutnya. Guru berjilbab itu lantas bermaksud mengambilkan minyak angin di ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).

"Saya kira masuk angin, makanya saya mau mengambil minyak angin. Tapi saat sampai di luar kelas, ternyata anak-anak kelas 6 sudah pada berlarian sambil muntah-muntah," katanya.

Sadar ada yang tidak beres dengan kondisi kesehatan siswanya, Susi mengajak guru-guru lain membawa para siswa ini ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Sebab, jumlah siswa yang muntah semakin banyak.

"Ada 18 yang kita bawa ke puskesmas, sedangkan satu siswa dirawat di UGD Dharmahusada. Sedangkan yang dua siswa dirawat di rumah. Karena saat muntah sebelumnya mengenai seluruh bajunya dan dia pulang."

Pantauan di lapangan, hingga kini sebanyak 18 siswa masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Manduro. Beberapa orangtua siswa juga sudah mulai berdatangan setelah mendengar anak-anaknya mengalami keracunan. Hingga kini, belum diketahui apa penyebab keracunan massal ini.
(zik)
Berita Terkait
SPPG Wajib Kantongi...
SPPG Wajib Kantongi Sertifikat Higienis Usai Kasus Keracunan MBG
Santap Nasi Kotak Saat...
Santap Nasi Kotak Saat Acara Tausiah, 90 Orang Masuk Rumah Sakit dan 1 Tewas
83 Warga Keracunan Usai...
83 Warga Keracunan Usai Hadiri Hajatan di Sukabumi
1 Tewas dan Belasan...
1 Tewas dan Belasan Lainnya Dirawat di Puskesmas Akibat Keracunan Makanan di Ciamis
Puluhan Warga Gunungkidul...
Puluhan Warga Gunungkidul Keracunan Makanan, 1 Meninggal Dunia
43 Santri di Gunung...
43 Santri di Gunung Putri Diduga Keracunan Nasi Kotak
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
1 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
1 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
1 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
3 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
4 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved