1 Pekerja Terjebak, Puluhan Polisi dan Damkar Lakukan Evakuasi
Rabu, 04 Januari 2017 - 12:34 WIB
1 Pekerja Terjebak, Puluhan Polisi dan Damkar Lakukan Evakuasi
A
A
A
BEKASI - Puluhan anggota kepolisian dan pemadam kebakaran Kota Bekasi masih melakukan proses evakuasi pekerja yang terjebak direruntuhan proyek pembangunan Apartemen Grand Kamala Lagoon. Proses evakuasi hingga kini masih belum membawakan hasil.
"Petugas masih mengevakuasi korban yang terjebak direruntuhan tangga darurat precast apartemen. Ini saya masih di lokasi untuk mengevakuasi korban," kata Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Bayu Pratama di Bekasi, Rabu (4/1/2017).
Adapun terkait identitas pekerja yang masih terjebak direruntuhan bangunan itu, kata Bayu, bernama Fajar Sidik (21) warga Kampung Gunung Medang RT04/06, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Posisi korban saat ini terjebak direruntuhan puing bangunan di lantai basement (bawah tanah)," kata Bayu.
Bayu menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB, ketika Fajar sedang memasang tangga darurat berbahan beton precast di lantai 32-33. Saat itu Fajar juga dibantu oleh Barja (45), operator alat crane untuk mengangkat tangga precast.
Saat hendak melepas tackle atau hois (kerekan), tiba-tiba precast yang menjadi tumpuan korban patah. Fajar bersama tangga precast kemudian terjun hingga ke lantai basement.
Sementara saat itu, puluhan pekerja lainnya yang ada di lokasi mendadak panik. Mereka lalu berupaya memanggil petugas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi untuk mengevakuasinya.
Petugas juga meminta bantuan Polsek Bekasi Selatan dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta untuk menolong Fajar.
"Petugas masih mengevakuasi korban yang terjebak direruntuhan tangga darurat precast apartemen. Ini saya masih di lokasi untuk mengevakuasi korban," kata Kapolsek Bekasi Selatan Komisaris Bayu Pratama di Bekasi, Rabu (4/1/2017).
Adapun terkait identitas pekerja yang masih terjebak direruntuhan bangunan itu, kata Bayu, bernama Fajar Sidik (21) warga Kampung Gunung Medang RT04/06, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Posisi korban saat ini terjebak direruntuhan puing bangunan di lantai basement (bawah tanah)," kata Bayu.
Bayu menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 01.00 WIB, ketika Fajar sedang memasang tangga darurat berbahan beton precast di lantai 32-33. Saat itu Fajar juga dibantu oleh Barja (45), operator alat crane untuk mengangkat tangga precast.
Saat hendak melepas tackle atau hois (kerekan), tiba-tiba precast yang menjadi tumpuan korban patah. Fajar bersama tangga precast kemudian terjun hingga ke lantai basement.
Sementara saat itu, puluhan pekerja lainnya yang ada di lokasi mendadak panik. Mereka lalu berupaya memanggil petugas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi untuk mengevakuasinya.
Petugas juga meminta bantuan Polsek Bekasi Selatan dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta untuk menolong Fajar.
(mhd)