Polsek Klaten Kota Sita Ribuan Mercon

Kamis, 15 Desember 2016 - 16:43 WIB
Polsek Klaten Kota Sita...
Polsek Klaten Kota Sita Ribuan Mercon
A A A
KLATEN - Aparat Kepolisian mengintensifkan pengamanan jelang libur panjang akhir tahun. Salah satunya operasi mercon ke distributor kembang api di wilayah Klaten Selatan. Hasilnya, ribuan butir mercon disita dari salah satu distributor karena dianggap membahayakan.

Kapolsek Klaten Kota AKP Warsono mengatakan, razia mercon dilakukan sebagai antisipasi pesta tahun baru. Menurutnya, meski Polri telah melarang peredaran mercon namun masih saja dijumpai penjual mercon menjelang tahun baru.

”Sebenarnya sudah ada larangan menjual mercon, namun di lapangan masih ditemukan yang jualan. Seperti hari ini kami sita 2.253 butir mercon dari distributor kembang api di Dukuh Krapyak Desa Merbung Kecamatan Klaten Selatan,” ujar Warsono, Kamis (15/12/2016).

Lebih lanjut dijelaskan, Polri melarang peredaran kembang api jenis ledakan di bawah atau yang lazim dikenal sebagai mercon. Pasalnya, mercon dianggap mengganggu ketenteraman umum dan berbahaya bagi anak-anak.

”Kalau meledak di bawah khawatirnya bunyi ledakan itu ganggu psikologis warga. Terlebih lagi yang menderita penyakit jantung, bisa kaget karena bunyi ledakan mercon yang keras. Kemudian mercon juga bahaya untuk anak-anak dapat menimbulkan kecelakaan ketika mereka bermain mercon,” timpalnya.

Selain mercon, Polsek Klaten Kota juga merazia distributor terompet di Kelurahan Bareng Kecamatan Klaten Tengah.

Menurut Warsono, razia terompet guna memastikan terompet untuk tahun baru tidak menggunakan material yang berpotensi menyulut kontroversi. Razia tersebut berkaca pada kasus akhir tahun lalu ketika ditemukan sejumlah terompet menggunakan bahan limbah kertas bertuliskan ayat-ayat Alquran.

Distributor kembang api di Dukuh Krapyak Desa Merbung Kecamatan Klaten Selatan, Bambang, membantah menjual mercon.

Dia berdalih, yang disita Polsek Klaten Kota hanyalah kembang api jenis tertentu. Barang-barang tersebut dibeli dari sebuah gudang di Kota Solo.

”Drop dari Solo semua untuk persiapan jelang tahun baru. Saya pesannya hanya kembang api. Namun kalau dari Kepolisian tidak boleh karena meledak di bawah ya akan kami kembalikan ke Solo,” kata Bambang.

Sementara itu, Kabagops Polres Klaten Kompol Prayudha Widiatmoko mengimbau, masyarakat tidak perlu menyalakan kembang api saat merayakan malam pergantian tahun. Malam pergantian tahun cukup dirayakan sewajarnya dan tidak berlebihan.

”Kalau memang tidak perlu tidak pakai kembang api kan tidak masalah. Karena sudah banyak korban kembang api baik yang menyalakan, menjual, dan memproduksi. Kami minta masyarakat berani melaporkan jika mengetahui peredaran kembang api yang membahayakan,” katanya.
(sms)
Berita Terkait
Ledakan Mercon di Ponorogo,...
Ledakan Mercon di Ponorogo, Polisi Amankan 13 Orang dan Sita 20 Kilo Bubuk Mesiu
Polisi Ledakkan Petasan...
Polisi Ledakkan Petasan di Bangkalan Suaranya Menyerupai Bom, 31 Rumah Warga Rusak
Ingin Meraup Untung...
Ingin Meraup Untung Besar lewat Bisnis Petasan, Harapan Nur Wahidun Pupus di Balik Jeruji
Ledakan Bahan Petasan...
Ledakan Bahan Petasan di Magelang, 1 Warga Tewas!
Serbuk Dibeli Online,...
Serbuk Dibeli Online, Mercon Tewaskan 4 Orang Kebumen
Jelang Ramadhan, Petasan...
Jelang Ramadhan, Petasan Kini Muncul Lagi di Madina Membuat Warga Resah
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
56 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
1 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
4 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved