Jambret Pasar Cinde Dibekuk Polisi Usai Beraksi
Selasa, 13 Desember 2016 - 22:13 WIB
Jambret Pasar Cinde Dibekuk Polisi Usai Beraksi
A
A
A
PALEMBANG - Weni Saputra (30), warga Jalan Abikusno Lorong Sepupu, Kecamatan Kertapati, Palembang ini harus berurusan dengan Polisi, Selasa (13/12/2016).
Sebab, pria pengangguran itu ditangkap aparat Babinkamtibmas Polresta Palembang, sesaat setelah melakukan aksi penjambretan terhadap Umi Nurjanah (20), warga Jalan Kemuning Dusun II, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Informasi yang dihimpun, aksi nekat tersangka berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan pasar Cinde. Dimana saat kejadian, korban tengah menunggu bus kota untuk menuju ke terminal Alang-Alang Lebar.
Namun saat hendak naik ke dalam bus, tersangka tiba-tiba mendekati korban dengan alasan membantu mengangkat barang bawaan korban.
Rupanya saat korban lengah, tersangka langsung merampas tas korban yang berisikan uang, ponsel dan sejumlah barang berharga lainnya.
"Pelakunya ada dua orang, satu berpura-pura bantu mengangkat barang bawaan saya. Saat saya lengah, satu orang lainnya menarik tas saya. Saya langsung teriak," ujar korban di Mapolresta Palembang.
Mendengar teriakan korban, aparat Babinkamtibmas yang kebetulan sedang melintas langsung mengejar tersangka.
Satu orang yakni tersangka Weni berhasil dibekuk, sementara seorang lainnya berhasil lolos. "Saya itu mau ke Jambi. Awalnya tidak curiga, saya kira memang mau membantu," pungkasnya.
Sementara itu, tersangka mengakui aksi nekat yang dilakukannya. Hanya saja, dia membatah aksi itu dilakukan bersama rekannya.
"Saya lakukan itu sendirian. Itu juga dilakukan karena terdesak pak. Saya tidak bekerja," ujarnya.
Rencananya, hasil dari aksi itu akan digunakan tersangka untuk biaya hidupnya.
"Anak dan istri butuh makan. Uang kontrakan sebesar Rp500 ribu juga harus dibayar, makanya saya nekat jambret," akunya.
Bersama tersangka, polisi amankan tas milik korban dan sebilah sajam dari balik pinggang tersangka.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede membenarkan penangkapan tersangka tersangka.
Saat ini, aparat Satreskrim Polresta Paelmbang masih melakukan pengembangan. "Tersangka masih kita periksa. Jelas akan dilakukan pengembangan lagi," timpalnya.
Sebab, pria pengangguran itu ditangkap aparat Babinkamtibmas Polresta Palembang, sesaat setelah melakukan aksi penjambretan terhadap Umi Nurjanah (20), warga Jalan Kemuning Dusun II, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir.
Informasi yang dihimpun, aksi nekat tersangka berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan pasar Cinde. Dimana saat kejadian, korban tengah menunggu bus kota untuk menuju ke terminal Alang-Alang Lebar.
Namun saat hendak naik ke dalam bus, tersangka tiba-tiba mendekati korban dengan alasan membantu mengangkat barang bawaan korban.
Rupanya saat korban lengah, tersangka langsung merampas tas korban yang berisikan uang, ponsel dan sejumlah barang berharga lainnya.
"Pelakunya ada dua orang, satu berpura-pura bantu mengangkat barang bawaan saya. Saat saya lengah, satu orang lainnya menarik tas saya. Saya langsung teriak," ujar korban di Mapolresta Palembang.
Mendengar teriakan korban, aparat Babinkamtibmas yang kebetulan sedang melintas langsung mengejar tersangka.
Satu orang yakni tersangka Weni berhasil dibekuk, sementara seorang lainnya berhasil lolos. "Saya itu mau ke Jambi. Awalnya tidak curiga, saya kira memang mau membantu," pungkasnya.
Sementara itu, tersangka mengakui aksi nekat yang dilakukannya. Hanya saja, dia membatah aksi itu dilakukan bersama rekannya.
"Saya lakukan itu sendirian. Itu juga dilakukan karena terdesak pak. Saya tidak bekerja," ujarnya.
Rencananya, hasil dari aksi itu akan digunakan tersangka untuk biaya hidupnya.
"Anak dan istri butuh makan. Uang kontrakan sebesar Rp500 ribu juga harus dibayar, makanya saya nekat jambret," akunya.
Bersama tersangka, polisi amankan tas milik korban dan sebilah sajam dari balik pinggang tersangka.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede membenarkan penangkapan tersangka tersangka.
Saat ini, aparat Satreskrim Polresta Paelmbang masih melakukan pengembangan. "Tersangka masih kita periksa. Jelas akan dilakukan pengembangan lagi," timpalnya.
(nag)