Dua Wisatawan Asal China Terseret Ombak

Selasa, 13 Desember 2016 - 03:05 WIB
Dua Wisatawan Asal China...
Dua Wisatawan Asal China Terseret Ombak
A A A
BANTUL - Dua orang wisatawan asing asal China Xu Yong (40) Wu Shi Zhong (45) terseret ombak saat berenang di daerah palung Pantai Parangtritis, Senin (12/12/2016) siang. Beruntung, keduanya berhasil diselamatkan petugas Search and Rescue (SAR) Pantai Parangtritis yang berjaga di sekitar pantai.

Komandan SAR Pantai Parangtritis Ali Sutanto menyampaikan kejadian yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB itu bermula saat dua orang turis itu begitu sampai di Pantai Parangtritis dengan diantarkan seorang pemandu langsung memarkirkan mobil dan mandi di pantai yang posisinya dekat dengan palung.

Meski ada papan peringatan, kedua turis asing itu tetap nekat. "Kebetulan di sekitar lokasi ada empat petugas SAR yang berjaga," katanya dihubungi, Senin (12/12/2016).

Saat kedua turis itu menceburkan diri ke pantai, tak begitu lama keduanya terlihat terseret ombak ke tengah dan sempat tenggelam. Oleh petugas SAR, keduanya pun langsung dievakuasi dan tak mengalami cidera.

Proses evakuasi itu pun dilihat banyak orang yang berwisata di Pantai Parangtritis. Karena menjadi tontonan, setelah berhasil diselamatkan, dua orang turis itu langsung pergi masuk ke mobil. "Kita mau foto saja tidak mau, kita tanya-tanya dari guidenya, mereka itu teknisi di Sritex," ungkapnya.

Selama liburan panjang sejak Sabtu hingga Senin (10-12/12) kemarin, menurut Ali, baru terjadi satu kejadian siang itu.

Sementara semua personel SAR sebanyak 92 orang diterjunkan melakukan pengamanan. Disampaikan pula, terdapat satu kejadian lain hanya saja kejadiannya terjadi di Pantai Baru pada Minggu (11/12) sore dan satu orang korban meninggal.

Kejadian itu terjadi saat rombongan dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Magelang berwisata di Pantai Baru. Sebagaimana diungkapkan Sekretaris SAR Wilayah IV, Nugroho, kejadian itu terjadi pukul 16.30 WIB.

Waktu itu, ada tiga orang pelajar yang terseret ombak, yakni Miftahurrahmah (16); Melin Fitri Yunita (16) dan Salma Abidah (16).

Dari ketiga pelajar itu, korban bernama Salma Abidah terseret paling jauh dibandingkan kedua temannya. "Begitu dievakuasi kondisi korban sudah lemas," ungkapnya.

Setelah dilakukan upaya pertolongan, dari ketiga korban, Salma Abidah yang merupakan pelajar asal Gebrukan, Kaliangkrik, Magelang nyawanya tak dapat diselamatkan.

Dari hasil pemeriksaan tim identifikasi dari Polres Bantul dan petugas medis puskesmas, korban dinyatakan murni meninggal karena tenggelam.
(sms)
Berita Terkait
Kronologis Kapal KM...
Kronologis Kapal KM Ladang Pertiwi Tenggelam, Mesin Mati Diterjang Ombak Besar
Kapal Pencari Ikan Tenggelam...
Kapal Pencari Ikan Tenggelam Diterjang Ombak Pantai Plengkung Alas Purwo, 6 Nelayan Hilang
Identitas Lima Korban...
Identitas Lima Korban Kapal Tenggelam Diterjang Ombak Besar di Jambi
Perahu Pecah Diterjang...
Perahu Pecah Diterjang Ombak, Warga Kudus Tenggelam di Perairan Ujung Pring Jepara
Hilang Diterjang Ombak...
Hilang Diterjang Ombak Besar, Nelayan Pemburu Rajungan Masih Dalam Pencarian
Mengharukan! Ayah Korban...
Mengharukan! Ayah Korban Tenggelam Kumandangkan Adzan di Tepi Pantai Samudra Indah
Berita Terkini
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
53 menit yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
1 jam yang lalu
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
2 jam yang lalu
Potensi Perikanan Sorong...
Potensi Perikanan Sorong Menguat, Askrindo Perluas Pelindungan Nelayan
5 jam yang lalu
Penampakan 115 Warga...
Penampakan 115 Warga Binaan Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
6 jam yang lalu
Cerita Pramono Diledek...
Cerita Pramono Diledek Istri setelah Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved