Walhi Catat 5 Pelanggaran Aksi Kita Indonesia di Bundaran HI

Minggu, 04 Desember 2016 - 18:15 WIB
Walhi Catat 5 Pelanggaran...
Walhi Catat 5 Pelanggaran Aksi Kita Indonesia di Bundaran HI
A A A
JAKARTA - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jakarta mengecam keras Aksi Kita Indonesia yang digelar di Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, berbarengan dengan Car Free Day. Sebab, aktivitas peserta aksi pun tidak ramah lingkungan.

Manager Program dan Kampanye Walhi Jakarta Zulpriadi mengatakan, Walhi mengkritik keras CFD yang beralih fungsi sebagai panggung politik akibat adanya gelaran aksi 412. CFD yang seharusnya digunakan untuk kegiatan lingkungan hidup, berolahraga, seni, dan budaya malah dicemari aktivitas politik sejumlah parpol.

"Walhi sebagai salah satu lembaga pencetus lahirnya CFD di DKI Jakarta meresa sangat dikecewakan dengan beralih fungsinya kegiatan CFD menjadi panggung arena politik oleh sejumlah partai politik yang melakukan aksinya pada hari ini," kata Zulpriadi ujarnya pada wartawan, Minggu (4/12/2016).

Menurut Zulpriadi, banyak atribut partai politik bertebaran saat CFD dan pemakaian genset untuk panggung itu sangat menyalahi esensi dari CFD itu sendiri. Aktivitas partai politik ini tentu sangat merugikan masyarakat yang berniat melakukan olahraga dan menikmati akhir pekannya.

Zulpriadi menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun tampak cenderung tebang pilih dan cenderung tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas dalam penegakan Perda dan hukum. Contohnya, Pemprov DKI Jakarta sangat masif melakukan penggusuran dan perampasan ruang hidup rakyat miskin kota yang melanggar Perda tetapi diam saja disaat para pengembang properti reklamasi Teluk Jakarta menabrak Perda maupun Undang-undang.

"Kami tekankan Plt Gubernur sekarang untuk memberi sangsi tegas terhadap pelanggaran pelaksanaan CFD ini dan memberikan keadilan hukum dan keadilan ruang terhadap warganya," katanya.

Adapun pelangaran atau aktivitas dalam aksi 412 yang disebut WALHI tidak ramah lingkungan saat di CFD itu, pertama ada panggung di area Bundaran HI, seharusnya itu tidak boleh ada. Kedua, adanya pengunaan mesin genset yang sejatinya membuat kawasan CFD tak bebas asap.

"Ketiga, adanya atribut partai pendukung cagub DKI. Keempat, menginjak-injak taman dan ruang hijau lainnya. Dan kelima, sampah yang berserakan di mana-mana tanpa follow-up dari penyelenggara," jelasnya.
(whb)
Berita Terkait
Hari Bebas Kendaraan...
Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta
Pemberlakuan Kembali...
Pemberlakuan Kembali HBKB di Bandung
Kirab Pancasila Meriahkan...
Kirab Pancasila Meriahkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Bundaran HI
CFD Kembali Digelar,...
CFD Kembali Digelar, Warga Padati Bundaran HI
Dongkrak PAD 2022, Pemprov...
Dongkrak PAD 2022, Pemprov Jawa Barat Sasar Pajak Motor Bekas
CFD Jakarta Kembali...
CFD Jakarta Kembali Digelar 1 Juni 2025, Catat Waktunya
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
6 jam yang lalu
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
11 jam yang lalu
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
11 jam yang lalu
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
12 jam yang lalu
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
12 jam yang lalu
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
12 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved