Dua Pekan Menghilang, Gas Elpiji 3 Kg Diduga Ditimbun

Jum'at, 02 Desember 2016 - 07:17 WIB
Dua Pekan Menghilang,...
Dua Pekan Menghilang, Gas Elpiji 3 Kg Diduga Ditimbun
A A A
SUMEDANG - Hilangnya gas elpiji 3 kg dari peredaran dalam dua pekan terakhir membuat warga di wilayah Kabupaten Sumedang resah.

Warga pun menduga ada oknum-oknum tertentu yang bermain dengan sengaja menimbun pasokan gas bersubsidi untuk rakyat miskin ini.

"Dua minggu terakhir gas hampir tidak ada, sulit kami dapat. Ketika kami tanya ke pangkalan katanya pasokannya datang terlambat, tapi beberapa hari kemudian kami datang ke agen-agen juga katanya gas sudah habis dan belum datang lagi. Kami curiga jangan-jangan ada pihak yang sengaja menimbunnya," ujar Ade (56), warga Desa Sayang Kecamatan Jatinangor kepada KORAN SINDO kemarin (1/12/2016).

Kecurigaan warga, kata dia, makin menjadi setelah salah satu pangkalan mendapatkan kiriman gas dan ketika warga hendak membeli malah dinyatakan habis.

"Kami di sini sudah mulai curiga kepada sejumlah pangkalan karena tiap datang untuk membeli gas selalu habis padahal baru menerima pasokan," ucapnya diamini warga lain.

Kondisi ini, kata dia, membuat warga ingin mendapatkan gas 3 kg, harus rela membeli dari luar wilayah dengan konsekuensi harga yang jauh lebih tinggi.

"Karena gas merupakan kebutuhan pokok untuk memasak, meski harganya mahal, di atas Rp25.000, tetap kami membelinya," sebutnya.

Ia pun berharap, agar aparat penegak hukum menindak pelaku usaha yang mencoba berbuat curang, dengan menimbun si melon untuk memeroleh keuntungan pribadi.

Ditemui terpisah, Kasi Trantib Satpol PP Kecamatan Jatinangor Yuli Handaka menuturkan, pihaknya akan menindak tegas bagi para pelaku usaha yang mencoba melakukan penimbunan gas 3 kg ini, sehingga menimbulkan gejolak keresahan di tengah warga.

"Miris sekali memang, ditengah kesulitan mendapatkan si melon, diduga ada segelintir pihak yang memanfaatkanya. Kami akan menindak tegas bila memang ada yang berani menimbun," sebutnya.

Sementara, Kapolsek Jatinangor Kompol Cecep Tatang mengatakan, pihaknya siap menindak tegas bagi oknum yang mencoba memanfaatkan langkanya gas elpiji 3 kg, dengan cara menimbun.

"Jelas, bagi siapa saja yang terbukti mencoba melakukan kecurangan dalam menjalankan usahanya pasti akan ditindak," terangnya.

Pihaknya, lanjut dia, akan menelusuri dan memastikan lokasi atau tempat usaha yang diduga melakukan kecurangan tersebut.

"Tentunya terlebih dahulu kita berkoordinasi dengan masyarakat, Kasi Trantib Pol PP Jatinangor dan unsur lainnya," tuturnya.
(nag)
Berita Terkait
Selama Pandemi, SPBE...
Selama Pandemi, SPBE di Banten Jamin Pasokan Gas Elpiji Aman
Oplos Gas Elpiji 3 Kg...
Oplos Gas Elpiji 3 Kg ke Tabung 12 Kg, 6 Orang Ditangkap
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Polisi Ringkus Sindikat...
Polisi Ringkus Sindikat Pengoplosan Elpiji di Tangerang
Polisi Telusuri Pengoplos...
Polisi Telusuri Pengoplos Elpiji Subsidi di Sumatera Utara
Tabung Elpiji Meledak...
Tabung Elpiji Meledak di Arcamanik Bandung, 7 Orang Luka Bakar
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved