Ahok Tak Ditahan, Razman Khawatir Demo 2 Desember Lebih Besar

Minggu, 20 November 2016 - 15:57 WIB
Ahok Tak Ditahan, Razman...
Ahok Tak Ditahan, Razman Khawatir Demo 2 Desember Lebih Besar
A A A
JAKARTA - Praktisi Hukum Razman Arif Nasution menilai, demo lanjutan 4 November yang akan digelar pada 2 Desember adalah aksi damai yang wajar dilakukan oleh umat muslim. Pasalnya, mereka meminta keadilan kepada Polri terkait kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Kata Razman, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri telah menetapkan Ahok sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Langkah itu, kata Razman, sekaligus menepis anggapan masyarakat yang berpikir Presiden Joko Widodo pasang badan dalam kasus tersebut. Apalagi, Jokowi terkesan terlambat dalam merespon dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok tersebut.

"Namun, apapapun ceritanya, siapa saja yang salah itu harus ditegakkan hukumnya. Soal demo (Aksi Bela Islam III) nanti, ada keinginan (massa agar polisi segera) menahan (Ahok), itu wajar. Sebab, polisi itu memang harus adil," kata Razman saat dihubungui SINDOnews, Minggu (20/11/2016).

Kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok, menurut Razman bukan hal baru di negeri ini. Bahkan, para pelakunya sudah ditahan. Sedangkan Ahok baru dijadikan tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.

"Dahulu saja, sewaktu Arswendo Atmowiloto itu menghina Nabi Muhammad itu dia ditahan, Lia Aminuddin yang mengaku sebagai Rasul pun ditahan," tuturnya.

Apalagi, kata Razman, dalam kasus yang dilakukan Ahok itu, pelanggaran terhadap Pasal 165a KUHAP dan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) telah terpenuhi unsurnya. Maka itu, dia pun khawatir kalau polisi tak segera menahan Ahok, gerakan massa akan lebih besar lagi nantinya.

"Unsur pasal yang dikenakannya masuk, hukumannya enam tahun. jadi memang harusnya (Ahok) itu ditahan. Kalau polisi tak segera menahan Ahok, menunjukan respon positif dengan keinginan rakyat, saya khawatir tanggal 2 Desember 2016 mendatang itu gerakannya lebih besar," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Forum Umat Islam Sumsel...
Forum Umat Islam Sumsel Minta Pendeta Saifudin Ditangkap
Aksi Tolak Ajaran Ponpes...
Aksi Tolak Ajaran Ponpes Al Zaytun Meluas
Komika Jadi Tersangka...
Komika Jadi Tersangka Penistaan Agama, Pengamat Ingatkan Bahayanya Pembelahan Masyarakat
Polisi Diminta Netral...
Polisi Diminta Netral Tangani Kasus Dugaan Penistaan Agama di Aceh
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Kurang Perhatian, Warga...
Kurang Perhatian, Warga Cikarang Demo PT NT Indonesia
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
5 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
7 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
7 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
7 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved