Warga Conggeang Sumedang Tolak Tol Cisumdawu

Senin, 07 November 2016 - 15:46 WIB
Warga Conggeang Sumedang...
Warga Conggeang Sumedang Tolak Tol Cisumdawu
A A A
SUMEDANG - Warga Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang menolak pembangunan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan (Cisumdawu).

Kepala Desa Cacaban Usup mengatakan warga desanya bulat menolak wilayahnya dilalui jalur jalan bebas hambatan penghubung Bandung - Majalengka tersebut.

"Alasannya, jalur tol yang saat ini sudah mulai dipatok memakan lahan permukiman warga. Sehingga bila jalur yang sekarang tentunya harus bedol desa. Ini yang menjadi dasar penolakan warga," ujarnya (7/11/2016).

Selain itu, kata dia, jalur yang dilalui akses tol di wilayah Desa Cacaban juga mengancam permukiman relokasi warga terdampak Waduk Jatigede.

"Warga Jatigede yang terusir air waduk dan baru saja pindah ke sini harus kembali terusik dengan adanya proyek tol ini. Kasihan mereka kalau harus terusir lagi imbas adanya tol ini," tuturnya.

Namun, kata dia, bila jalur tol tersebut tidak bisa dipindahkan ke wilayah lain yang bukan merupakan permukiman warga, pemerintah harus memberikan ganti untung plus mengganti pula apa yang menjadi mata pencaharian warga paskapembangunan tol rampung.

"Bila harus bedol desa, kami minta pemerintah memberikan ganti untung, bukan ganti rugi. Pemerintah juga harus mau menjamin lapangan pekerjaan bagi warga terdampak tol di desa kami. Jangan sampai mereka diabaikan. Sebelum itu direalisasikan, tol jangan dulu dibangun," sebutnya.

Penolakan ini, kata dia, bukan berarti pihaknya mencoba untuk menghalang-halangi program pembangunan yang digagas pemerintah. Namun pembangunan yang ada harus memenuhi rasa keadilan bagi warga terdampak.

"Jangan sampai kasus ganti rugi seperti di Ciherang terjadi lagi di sini. Jangan sampai dampaknya seperti yang ditimbulkan proyek Waduk Jatigede. Warga Jatigede banyak yang ditelantarkan bahkan hingga waduk terisi penuh, permasalahan dampak sosialnya tak kunjung tuntas. Ini sangat tidak kami harapkan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Gunakan Mortar Busa...
Gunakan Mortar Busa Ringan, Perbaikan Jalan TAA Dikebut
Siap Kontrak Jalan Daerah...
Siap Kontrak Jalan Daerah Rp7,2 Triliun, PUPR: Kita Bahagiakan Orang yang Tak Bisa Pakai Tol
Proyek Jalan Tol Baleno...
Proyek Jalan Tol Baleno Seksi 3 Dikebut, Ditarget Selesai Juni 2024
Pemilik Lahan Belum...
Pemilik Lahan Belum Sepakat Soal Harga, Pembangunan Jalan Baru di Padalarang Terhambat
Pembangunan Jalan Dinilai...
Pembangunan Jalan Dinilai Solusi Mudahkan Akses bagi Masyarakat
Bahas Jalan, Rapat DPRD...
Bahas Jalan, Rapat DPRD Bone dan Masyarakat Desa Usa dan Mico Memanas
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
5 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
7 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
8 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
10 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved