Bangunan Memprihatinkan, Pedagang di Pasar Tradisional Parigi Gulung Tikar

Selasa, 01 November 2016 - 14:19 WIB
Bangunan Memprihatinkan,...
Bangunan Memprihatinkan, Pedagang di Pasar Tradisional Parigi Gulung Tikar
A A A
PANGANDARAN - Aktivitas para pedagang di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Pangandaran mulai lesu, bahkan beberapa pedagang yang ada di pasar tradisional Kecamatan Parigi diketahui gulung tikar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pedagang memilih menutup kios dagangannya bahkan ada beberapa kios yang akan dijual dan dikontrakan lantaran hasil aktivitasnya selalu merugi.

Bendahara Himpunan Pedagang Pasar Parigi Undang Kosasih mengatakan, lesunya aktivitas di pasar tradisional lantaran beberapa faktor, diantaranya sarana dan prasarana bangunan kios sudah banyak yang rusak.

"Selain itu juga jalan yang ada di lorong-lorong pasar nampak becek dan semrawut," kata Undang.

Masih dikatakan Undang, padahal pasar tradisional yang ada di Kecamatan Parigi merupakan tempat transaksi ekonomi warga di tiga Kecamatan diantaranya Kecamatan Parigi, Kecamatan Langkaplancar dan Kecamatan Cigugur.

"Kami harap pemerintah daerah melakukan perbaikan terhadap kios dan fasilitas sarana prasarana dilokasi pasar tradisional, agar terjadi minat dari masyarakat untuk melakukan transaksi ekonomi di pasar tradisional," tambahnya.

Sementara Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APSI) Asep Dudu Sa’dudin mengatakan, pasar tradisional Kecamatan Parigi masuk pada salah satu nominasi pasar tradisional terbaik yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Barat.

"Sudah sepantasnya pemerintah memperhatikan kondisi fisik bangunan pasar tradisional Parigi dan melengkapi sarana prasarana fasilitas pedagang agar calon pembeli termotivasi belanja ke pasar tradisional," kata Asep.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kabupaten Pangandaran Muhlis mengatakan, pasar tradisional yang terletak di Ibu Kota Kabupaten tersebut dibangun pada tahun 2002.

"Pasar tradisional Parigi mendapat perbaikan tahun 2002 saat masih bergabung dengan Kabupaten Ciamis, rencananya kami akan menganggarkan perbaikan pada APBD 2017," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Legislator Makassar...
Legislator Makassar Dorong Pemberdayaan Pasar Tradisional
Sentra Ikan Bulak Surabaya...
Sentra Ikan Bulak Surabaya Bakal Disulap Jadi Sentra Pengolahan Hasil Laut
Khofifah Dorong Pasar...
Khofifah Dorong Pasar Tradisional Terapkan Ganjil Genap
Biar Tak Ada Kerumunan...
Biar Tak Ada Kerumunan Baru, Pasar Tradisional Tetap Dibuka
Pemasangan Tiang Pancang...
Pemasangan Tiang Pancang Pembangunan Pasar Tempe Segera Dilakukan
Pj Wali Kota Makassar...
Pj Wali Kota Makassar Soroti Kondisi Pasar Tradisional
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
9 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved