Digaji Rp300 Ribu, Guru Honorer Karawang 'Serbu' Kantor Gubernur

Senin, 31 Oktober 2016 - 09:46 WIB
Digaji Rp300 Ribu, Guru...
Digaji Rp300 Ribu, Guru Honorer Karawang 'Serbu' Kantor Gubernur
A A A
KARAWANG - Sebanyak 1400 guru honorer (K2) Kabupaten Karawang berangkat ke kantor Gubernur Jawa Barat menggunakan 20 unit bus dan kendaraan pribadi, Senin (31/10/2016) pagi. Kedatangan mereka ke kantor Gubernur ini untuk menyampaikan aspirasi terkait upah para guru honorer yang hanya Rp300 ribu per bulan.

Selain itu mereka juga menuntut agar kuota penerimaan CPNS untuk guru agar ditambah hingga akan banyak guru honorer yang menjadi PNS.

"Kami berangkat ke kantor Gubernur untuk menyampaikan aspirasi para guru honorer yang menuntut sistem pengupahan untuk guru honorer diperbaiki dan lebih dimanusiakan. Pasalnya saat ini masih banyak guru honor yang mendapat upah se ikhlasnya dan rata-rata mendapat honor sebesar Rp300 ribu per bulannya," kata Ketua PGRI Karawang Nandang Mulyana.

"Kami berharap buruh juga bisa menikmati honor yang sama dengan UMK yang ada di Karawang agar kesejahteraan guru dapat ditingkatkan. Harapan kami gubernur dapat memperhatikan nasib guru honorer di Karawang karena honornya sangat minim," tambahnya.

Menurut Nandang, masalah yang paling mendasar yang dialami guru honorer di Karawang yaitu soal pengupahan yang tidak rasional. Rata-rata guru honorer menerima upah Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per bulannya.

Hal ini terjadi akibat sistem pengupahan yang diberlakukan pemerintah tidak memiliki standar pengupahan yang layak. Oleh karena itu para guru honorer ini menuntut agar pemerintah bisa menetapkan sistem pengupahan dengan batas minimal.

Batas minimal honor guru honorer ini idealnya disesuaikan dengan UMK yang ditetapkan di Karawang. "Kami berharap aspirasi kami ini bisa dikabulkan oleh gubernur dan juga pemerintah pusat dan kabupaten," katanya.

Selain itu Nandang juga menyampaikan aspiras guru honorer yang ingin meningkatkan statusnya menjadi PNS melalui program khusus penerimaan CPNS khusus guru honorer K2.

Hal ini juga merupakan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan guru honorer di Karawang yang saat ini masih mengalami kesulitan.

"Salah satu solusinya yaitu guru honorer ini diberikan peluang lebih besar lagi untuk menjadi PNS dengan menambah kuota penerimaan CPNS dari unsur guru," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Tunjangan Guru Belum...
Tunjangan Guru Belum Cair? Periksa Kembali Nomor Rekening
Aturan Kenaikan Tunjangan...
Aturan Kenaikan Tunjangan Guru Non-ASN Terbit, Begini Mekanisme Pencairannya
Kemendikdasmen Targetkan...
Kemendikdasmen Targetkan Penyaluran Tunjangan Guru Tuntas Jelang HGN 2025
Kabar Baik, TPG Guru...
Kabar Baik, TPG Guru Madrasah Mulai Dicairkan Pekan Ini, Proses SKAKPT Dipercepat
TPG Guru Cair Bulanan...
TPG Guru Cair Bulanan Mulai 2026, Anggaran Capai Rp72,2 Triliun
Begini Tahapan Penyaluran...
Begini Tahapan Penyaluran Tunjangan Guru, TPG dan TKG
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
8 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
10 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
10 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
23 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
46 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved