Gerbong Keluar Rel, Kereta Api Hantam Sejumlah Pengendara Motor

Minggu, 30 Oktober 2016 - 18:18 WIB
Gerbong Keluar Rel,...
Gerbong Keluar Rel, Kereta Api Hantam Sejumlah Pengendara Motor
A A A
SUBANG - Sejumlah kendaraan motor ringsek dihantam Kereta Api (KA) barang pengangkut peti kemas, yang mengalami anjlok di perbatasan Desa Cikaum Barat dengan Cikaum Timur, Kecamatan Cikaum, Subang, Minggu (30/10/2016) siang.

Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika KA barang pengangkut peti kemas, dengan masinis Amri dan Asisten Masinis, Kukuh Triatmojo, melaju kencang dari arah Cirebon (timur) menuju Jakarta (barat).

Saat tiba di KM 115+400 perbatasan Cikaum Barat dengan Cikaum Timur, diduga roda kereta copot (terlepas), sehingga menyebabkan gerbong keluar rel, lalu oleng ke kanan dan menghantam sejumlah sepeda motor yang tengah berhenti untuk melintas.

"Roda-roda keretanya sampai copot berserakan di sepanjang pinggir kiri dan kanan rel," ujar Udin Saepudin (50), saksi mata warga Desa Cikaum Barat.

Dia menuturkan, sebelum insiden terjadi, dirinya mendengar suara bergemuruh dari arah timur. Saat diperiksa, terlihat asap tebal membubung menyertai lajunya kereta tersebut.

"Asap tebal itu, kayaknya berasal dari debu bantalan rel yang tergerus gerbong, akibat roda-rodanya copot. Bahkan, saking kencangnya laju kereta, roda-roda yang copot itu sampai beterbangan (terpental) berserakan," tuturnya.

Akibat insiden tersebut, gerbong kereta pun anjlok keluar rel, terlihat goyang dan oleng ke kanan, lalu menghantam beberapa motor yang hendak melintas.

"Beruntung pengendaranya keburu lari menyelamatkan diri. Cuma motornya rusak terhantam gerbong," ucapnya.

Kapolsek Cikaum, AKP Supratman, menambahkan tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan kereta api barang yang mengangkut peti kemas tersebut.

"Saat ini, proses evakuasi dan perbaikan jalur rel yang rusak, masih berlangsung, melibatkan para petugas polsek, koramil dan personel PT KAI Daops III Cirebon. Saat ini pun jalur III belum bisa digunakan atau dilewati kereta," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
3 Alasan Mengapa Kereta...
3 Alasan Mengapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak Menurut KAI
Deretan Kecelakaan Kereta...
Deretan Kecelakaan Kereta Api Terburuk dalam Sejarah, Nomor 5 Paling Tragis
10 Kereta Api Tercepat...
10 Kereta Api Tercepat di Dunia, Nomor 1 Melaju 460 Km/Jam
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Dampak Banjir, Seluruh...
Dampak Banjir, Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh dan Lokal Kembali Dibatalkan Hari ini
Pembebasan Lahan Rel...
Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Pangkep Ditarget Rampung 2 Bulan
Berita Terkini
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
6 jam yang lalu
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
6 jam yang lalu
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
6 jam yang lalu
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
8 jam yang lalu
Jakarta Menuju Kota...
Jakarta Menuju Kota Global, Ida Fauziyah: Empat Pilar Kebangsaan Jangan Dilupakan
9 jam yang lalu
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
10 jam yang lalu
Infografis
Rencana AS Keluar dari...
Rencana AS Keluar dari NATO dan PBB Didukung Elon Musk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved