Melawan, Bandar Sabu Asal Nigeria Tewas Ditembak di Apartemennya

Jum'at, 21 Oktober 2016 - 00:04 WIB
Melawan, Bandar Sabu...
Melawan, Bandar Sabu Asal Nigeria Tewas Ditembak di Apartemennya
A A A
JAKARTA - Seorang bandar narkoba asal Nigeria, Aboy alias Akolo tewas di kamarnya lantai 12 Apartemen Puri Parkview, Jakarta Barat. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Kamis (20/10/2016) siang ketika BNN memeriksa apartemen yang dihuni pelaku.

Supervisor Security Apartement, Komari (56) memaparkan dirinya cukup kaget dengan kondisi itu. Pasalnya tanpa menggunakan seragam polisi. Petugas BNN datang memborgol tiga orang tersangka, termasuk Aboy.

Dengan didampinginya, mereka kemudian masuk ke dalam unit bernomor AB/12/08. Didalam aksi intograsi kemudian terjadi, namun Komari oleh petugas BNN diminta untuk keluar.

"Setelah itu saya mendengar suara gaduh dan tiga letusan pistol, pas masuk, satu orang udah berdarah banyak," ucapnya kepada Koran SINDO, kemarin.

Selain mengeksekusi mati Aboy, petugas juga mengamankan sepasang wanita Fat dan Al, dari sebuah rumah di kawasan Binong Permai, Karawaci, Tangerang, serta rekan Aboy, Joseph Isaach Onyikeh yang baru sehari mendarat di Indonesia.

"Total ada 150 gram sabu yang kami amankan dan beberapa pil sabu swalow yang baru keluar dari tubuh Jos (Joseph)," tutur Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari di lokasi, kemarin.

Arman menjelaskan semestinya pihaknya mampu mengamankan sedikitnya tiga kilogram sabu dari penggrebekan di salah satu rumah di Binong Permai. Namun karena kalah cepat, para pelaku kemudian membuang kiloan sabu ke dalam kloset rumah, sehingga sabu yang berhasil diamankan 150 gram. "Itu juga bentuknya telah basah," tutur Arman.

Meski demikian, Arman yakin di dalam tubuh Joseph terdapat kiloan sabu. Sabu itu ia selundupkan langsung dari Lagos, Nigeria, Afrika dengan menggunakan penerbangan. "Totalnya mungkin berkisar 3-5 kilogram, dia baru ngeluarin satu butir saja," ucapnya.

Arman tak menampik, jaringan Aboy merupakan target lama. Sejak 2015 lalu, pria ini telah menjadi buruannya, berulang kali pula, BNN melakukan penggrebekan namun berhasil lolos.

Termasuk saat mencoba menggiringnya dari karawaci ke kembangan, lanjut Arman, Aboy mencoba melawan. Dengan menggunakan pisau dapur, Aboy mencoba menghunuskan pisaunya ke arah petugas. "Kami terpaksa melakukan tindakan tegas," ucapnya.

Mantan Kapolda Kepulauan Riau ini menambahkan, modus menggunakan swallow merupakan cara menyelundupkan yang sering digunakan oleh jaringan Afrika - Indonesia. Cara cukup ampuh untuk menancapkan kuku untuk berjualan narkoba di Indonesia. "Kalo china - malaysia, biasanya menggunakan pelabuhan tikus," ucap Arman.

Deputi Pengejaran dan Pemberantasan BNN, Brigjend Pol Eko Daniyanto menegaskan dari analisis sementara, diketahui sindikat ini merupakan sindikat lama. Aboy yang merupakan DPO lama berulang kali menjadikan wanita Indonesia untuk menjadi kurir dengan cara memacarinya.

Selain itu, bersama dengan beberapa wanita itu, Aboy kerap berpindah tempat mulai di Jabodetabek. Karenanya petugas sendiri cukup sulit memburu pelaku.

Saat ini, jenazah Aboy sendiri langsung di autopsi di RS Polri Kramat Djati, Jakarta Timur. Sementara Joseph rencananya akan melakukan operasi untuk mengeluarkan pil-pil sabu di tubuhnya.
(ysw)
Berita Terkait
Polres Tapanuli Utara...
Polres Tapanuli Utara Bekuk 2 DPO Badan Narkotika Nasional
BNN Gagalkan Penyelundupan...
BNN Gagalkan Penyelundupan Ratusan Paket Sabu
BNN Sita 239,5 Kg Sabu...
BNN Sita 239,5 Kg Sabu di Sulsel Sepanjang 2021-2022
Lagi, BNN Perwakilan...
Lagi, BNN Perwakilan Malut Bekuk Bandar Jaringan Lapas
BNN Sita 212 Kg Sabu...
BNN Sita 212 Kg Sabu dan 19.700 Butir Ekstasi
Live TikTok 24 Jam,...
Live TikTok 24 Jam, Caisar Dicurigai Nyabu hingga Dikomentari BNN
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
7 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
7 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
8 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
9 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
9 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
12 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved