Ahok Yakin Serapan Anggaran APBD Perubahan 2016 Capai 90%

Kamis, 13 Oktober 2016 - 04:20 WIB
Ahok Yakin Serapan Anggaran...
Ahok Yakin Serapan Anggaran APBD Perubahan 2016 Capai 90%
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) optimistis penyerapan anggaran APBD Perubahan 2017 sebesar Rp62,9 triliun terserap hingga 90%.

Ahok menuturkan, dalam APBD DKI Jakarta 2016 ada sejumlah program pembangunan fisik yang dibatalkan dan tidak dianggarkan dalam APBD Perubahan. Sebab, selain dananya tidak cukup dalam APBD Perubahan, waktu pembangunan yang hanya berkisar tiga bulan juga sangat minim.

Namun, mantan Bupati Belitung Timur itu enggan memasukkan kegiatan yang dibatalkan tersebut pada APBD DKI 2017. Dia memilih menggunakan dana kompensasi lantai bangunan (KLB) dari pengembang.

"Ada tiga jalan layang yang dibatalkan, tiga waduk, dan 45 sekolah. Kami ingin gunakan kompensasi saja daripada dapat kontraktor yang enggak benar, kami ingin dapatkan yang bagus," kata Ahok usai rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2016 kemarin.

Kendati demikian, Ahok yakin penyerapan APBD Perubahan DKI 2016 mencapai 90%. Sebab, banyak pembangunan fisik yang sudah dikerjakan tahun ini belum dilakukan pembayaran. Terlebih, Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun lalu sudah sangat bagus, yakni sekitar Rp4 triliun.

Pengamat perkotaan Universitas Trisakti Nirwono Joga menilai bila penyerapan anggaran yang tidak maksimal atau hanya di bawah 70% sejak 2012 akan kembali terulang pada penyerapan anggaran 2016. Sebab, selain belum melihat adanya kegiatan yang menggunakan anggaran, pihaknya juga belum melihat adanya intropeksi diri Gubernur Ahok untuk tidak saling menyalahkan dan memperbaiki komunikasi, khususnya dengan birokrasi dijajaranya dan warga.

"Hingga tahun ke 4 ini, saya belum melihat visi misi Jakarta Baru terwujud. Gubernur Ahok harus berintropeksi ke dalam, tidak juga harus menyalahkan kinerja bawahannya. Konflik internal akan semakin mengerucut apabila Gubernur tidak berintropeksi. Dampaknya, warga tidak mendapatkan hasil pajaknya," ujarnya.
(whb)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
Serapan Anggaran Dinas...
Serapan Anggaran Dinas PPKUKM DKI Tembus 96,88 Persen
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Anggaran...
10 Negara dengan Anggaran Pertahanan Tertinggi pada 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved