Mbah Bungkus dan Penyebaran Agama Islam di Pangandaran

Jum'at, 07 Oktober 2016 - 05:00 WIB
Mbah Bungkus dan Penyebaran...
Mbah Bungkus dan Penyebaran Agama Islam di Pangandaran
A A A
Di Pangandaran, Jawa Barat, ada salah satu destinasi wisata cagar budaya religi yang kerap dikunjungi, yakni Makam Mbah Bungkus. Siapa Mbah Bungkus?

Makam Mbah Bungkus ada di jalan utama nasional Pangandaran-Cijulang, tepatnya di Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran.

Menurut salah satu keturunan Mbah Bungkus, Joko Purwanto, Mbah Bungkus merupakan salah satu ulama penyebar agama Islam sekaligus tokoh yang memadukan suku Jawa dan suku Sunda setelah berhasil membuka perkampungan.

"Mbah Bungkus bernama Wonoduwiryo yang merupakan keturunan Mbah Wonodiksomo III yaitu cucu dari Tumenggung Wonoyudo, seorang abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat," kata Joko yang kini tinggal di Desa Wonoharjo.

Mbah Bungkus atau Wonoduwiryo berasal dari Desa Tlogodepok, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kedatangannya ke Pangandaran berawal dari kisah persahabatan Kanjeng Bupati Tasikmalaya dengan Kanjeng Bupati Cilacap.

"Kanjeng Bupati Tasikmalaya berkeluh kesah kepada Kanjeng Bupati Cilacap bahwa daerah sebelah barat Sungai Citanduy yang berdekatan dengan pantai tidak dapat digarap dan tidak bisa dimanfatkan karena sangat angker, sehingga harus mendatangkan seorang yang mampu untuk membuka hutan tersebut," tambah Joko.

Bupati Cilacap akhirnya meminta bantuan kepada bupati Kebumen untuk mengirimkan utusan yang mampu membuka lahan hutan tersebut. Akhirnya, bupati Kebumen mengutus putra dari Mbah Wonodiksomo III dari Desa Tlogodepok, yang akrab disebut Mbah Bungkus.

"Bupati Kebumen meminta langsung Wonoduwiryo kepada ayahnya, Mbah Wonodiksomo III, untuk dikirim ke daerah yang disebut angker oleh bupati Tasikmalaya. Setelah mendapat restu ayahnya, Wonoduwiryo berangkat ke seberang Sungai Citanduy yang berdekatan dengan Pantai Pangandaran."

Wonoduwiryo atau Mbah Bungkus mulai membuka hutan belantara dengan alat seadanya. Berdasarkan cerita, dia berhasil merobohkan salah satu pohon yang dianggap angker hanya dengan cara digigit. Ranting pohon yang berada di sekelilingnya langsung kering dan dijadikan bahan kayu bakar.

"Setelah itu, hutan yang telah dibuka dimanfaatkan oleh penduduk serta didatangi para pendatang dari barat dan timur, dari suku Sunda dan Jawa yang kemudian hidup berdampingan di lokasi tersebut," jelas Joko.

Setelah hutan belantara tersebut menjadi perkampungan, Mbah Bungkus akhirnya menyiarkan ajaran agama Islam kepada warga yang ada di perkampungan tersebut hingga akhirnya menjadi ramai.

Menurut Juru Kunci Makam Mbah Bungkus, Sudirman, keberadaan cagar budaya religi Makam Mbah Bungkus hingga kini masih terjaga dengan baik. Bahkan, setiap satu tahun sekali, tepatnya di awal bulan Muharam, di makam tersebut digelar haul untuk memperingati jasa Mbah Bungkus.
(zik)
Berita Terkait
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran...
Ratu Zaleha, Cucu Pangeran Antasari yang Tangguh Melawan Belanda
Sejarah Baturusa, Tempat...
Sejarah Baturusa, Tempat Rusa Melahirkan Anak di Tengah Laut Mandailing Natal
Raden Sungging, Bangkit...
Raden Sungging, Bangkit dari Kubur Setelah Dibunuh Belanda dan Makamnya Dijaga Sepekan
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan...
Kisah Jaka Tingkir Menaklukan Puluhan Buaya saat Menuju Demak
Pertarungan Pangeran...
Pertarungan Pangeran Purbaya Melawan Pasingsingan dan Berdirinya Masjid di Kalisoka
Syekh Maulana Muhammad...
Syekh Maulana Muhammad Asnawi, Tokoh Awal Penyebar Islam di Kebumen
Berita Terkini
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
23 menit yang lalu
Kaesang Saksikan Pelantikan...
Kaesang Saksikan Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji Lampung
28 menit yang lalu
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
54 menit yang lalu
Polri Tetapkan 287 WNA...
Polri Tetapkan 287 WNA Tersangka Kasus Markas Judi Online Jalan Hayam Wuruk Jakarta
1 jam yang lalu
Penampakan Razman Nasution...
Penampakan Razman Nasution Pakai Peci dan Sarung saat Dijebloskan ke Lapas Cipinang
2 jam yang lalu
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
2 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved