Santri Ponpes Darul Khair Tewas Dikeroyok Teman-temannya

Jum'at, 30 September 2016 - 16:03 WIB
Santri Ponpes Darul...
Santri Ponpes Darul Khair Tewas Dikeroyok Teman-temannya
A A A
TEGAL - Seorang santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Khair, Muhammad Roihanul Ilmi Muadib (13) tewas diduga menjadi korban pengeroyokan sesama santri.

Korban yang merupakan warga Desa Brekat, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal. Dia meninggal pada Kamis 29 September 2016 sekitar pukul 18.00 Wib. Nyawa korban tak tertolong meski sempat dibawa ke bidan desa dan rumah sakit.

Pengeroyokan yang menimpa korban bermula pada Selasa 27 September 2016. Saat itu, korban diketahui merupakan salah seorang pengurus ponpes dan terlibat perkelahian dengan sejumlah santri lainnya.

"Perkelahian terjadi habis salat Maghrib," kata salah seorang pengurus Ponpes Darul Khair ‎Abdul Muqsith, saat mendatangi rumah korban, Jumat (30/9/2016).

Keesokan harinya, perkelahian itu kembali terjadi. Namun lokasinya berada di Madrasah Tsanawiyah (MTs), di tempat korban bersekolah. Diduga akibat dikeroyok, malam harinya korban mengeluhkan tubuhnya panas.

Pengurus pondok lalu membawa korban ke bidan desa. ‎"Waktu di bidan desa sempat diberi obat penurun panas. Tapi kondisinya tak berubah, sehingga hari Kamis pagi dibawa ke rumah sakit," terangnya.

Nahas, menjelang korban akhirnya meninggal dunia. Ayah korban Kholidin menyesalkan peristiwa yang menimpa anaknya justru terjadi di kalangan santri.

Dari hasil keterangan dokter yang melakuan diagnosa, kondisi paru-paru anaknya sudah pecah akibat terkena pukulan benda tumpul. Selain itu, telinga korban berwarna biru, dan hidungnya mengeluarkan darah tanpa henti.

"Di tangan yang kiri ada bekas sundutan rokok. Pas mau diinfus juga tubuhnya menolak," ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Lebaksiu AKP Ngakan Putra mengatakan, korban meninggal karena dikeroyok oleh teman-temanya sesama santri. Dugaan pengeroyokan itu kini tengah diselidiki dengan memeriksa sejumlah saksi dan melakukan autopsi.

"Dugaannya dia merupakan korban pengeroyokan," kata Ngakan.
(san)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
26 menit yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
1 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
1 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
1 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
1 jam yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
2 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved