Abah Elyas, Sosok di Balik Ketenaran Padepokan Dimas Kanjeng

Kamis, 29 September 2016 - 19:38 WIB
Abah Elyas, Sosok di...
Abah Elyas, Sosok di Balik Ketenaran Padepokan Dimas Kanjeng
A A A
PROBOLINGGO - Ribuan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi berangsur-angsur mulai meninggalkan kamp-kamp pemukiman di padepokan. Namun gaung padepokan yang diyakini menjadi pusat penggandaan uang ini tidak pernah surut.

Nama besar padepokan yang memiliki puluhan ribu tersebut tidak lepas peran sang maha guru dimana Dimas Kanjeng menuntut ilmu. Maha guru inilah yang kemudian mewariskan ilmu dan kesaktian kepada anak perwira polisi yang rajin menuntut ilmu agama.

Seperti dikutip dari dokumen sejarah berdirinya padepokan, perjalanan panjang Dimas Kanjeng ini telah menuntunnya dari seorang anak desa menjadi salah satu orang terpandang di negeri ini. Karena keilmuan yang diwarisinya, dia dapat bergaul dengan orang-orang hebat dan berduit.

Tanpa mengenal lelah dan putus asa, Dimas Kanjeng berguru ke beberapa kyai dan ulama yang dikenal sebagai Wali Waliullah. Atas petunjuk Allah SWT, Dimas Kanjeng dipertemukan dengan Abah Elyas (Wali Ghoni).

Ketekunan Dimas Kanjeng dalam menuntut ilmu ini akhirnya berbuah manis. Semua ilmu Abah Elyas diturunkan kepada Dimas Kanjeng dengan tiga persyaratan yang harus dipilih. Diantaranya harus menjalani puasa, wirid dan mahar.

Dengan penuh pertimbangan, akhirnya Mas Kanjeng, sapaan akrabnya, memilih jalan mahar sebagai media implementasi ilmu yang dipelajarinya. Jalan Mahar artinya sebagai media untuk mecapai kesuksesan yang dicita-citakan.

Melalui proses waktu yang cukup lama dengan disertai ujian-ujian yang dihadapi, pengorbanan dan perjuangan Mas Kanjeng mulai membuahkan hasil.

Pada tahun 2000 an, perjuangan yang didukung para santri dan para mahagurunya telah berhasil meningkatkan kesejahteraan santri dan umat.

"Bahwa ajaran padepokan ini tidak ada yang melanggar ajaran agama. Padepokan ini sudah memperoleh pengakuan pemerintah lewat Kementerian Negara (Sekneg) yang menyatakan bahwa dana-dana yang ada di padepokan ini baik itu sentral/gudang maupun perbankan tidak ada sedikitpun memiliki unsur pidana. Padepokan Jaya, Mas Kanjeng Luar Biasa......," demikian visi misi padepokan yang selalu dikenalkan kepada para pengikutnya.
(sms)
Berita Terkait
Polda Jateng Bongkar...
Polda Jateng Bongkar Praktik Penggelapan di Yayasan UMK, Uang Mengalir ke Dimas Kanjeng
Mirip Kanjeng Dimas,...
Mirip Kanjeng Dimas, Viral di Medsos Seorang Pria Gandakan Uang Pecahan Rp100 Ribu
Angger Dimas Sebut Dante...
Angger Dimas Sebut Dante Tidak Bisa Berenang, Beda Pengakuan dengan Tamara Tyasmara
TKW Korban Penipuan...
TKW Korban Penipuan Wowon Cs Mayoritas Berangkat Secara Ilegal
YA Tendang Dante sebelum...
YA Tendang Dante sebelum Ditenggelamkan, Angger Dimas Murka
Tamara Tyasmara dan...
Tamara Tyasmara dan YA Datang ke Kolam Renang sebelum Dante Meninggal
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
6 menit yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
57 menit yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
1 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
1 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
1 jam yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved