Sikap Arogan Ahok Dianggap Bisa Pengaruhi Hasil Pilgub DKI
Senin, 26 September 2016 - 02:43 WIB
Sikap Arogan Ahok Dianggap Bisa Pengaruhi Hasil Pilgub DKI
A
A
A
JAKARTA - Cara komunikasi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam berbicara selama ini dianggap dapat memengaruhi hasil Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.
Majunya Ahok dalam bakal calon (Bacalon) Gubernur DKI Jakarta bersama Djarot Saiful Hidayat, dianggap akan menjawab respons dari anggapan masyarakat.
Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jeirry Sumampow mengatakan, cara Ahok yang arogan dapat berpengaruh pada pilihan masyarakat. Menurutnya masyarakat dapat menggolongkan hal tersebut pada kelebihan atau kekurangan.
"Ahok itu banyak problemnya, bagaimana dia hadapi publik akhir-akhir ini banyak kan sekarang tidak terlalu dikomentari. Bahkan cara bicaranya yang terlihat sedikit arogan. Tapi dia punya permasalahan personal yaitu cara bicaranya," ujar Jeirry dalam diskusi bertema 'Siapa Tangguh di Jakarta? Adu program, visi dan tanpa SARA' di Menteng, Jakarta pusat, Minggu (25/9/2016).
Dia melihat, sosok anak dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yaitu Agus Yudhoyono bisa menjadi figur yang dilirik masyarakat karena sosok muda dan segar. Walaupun begitu, dia melihat sosok Agus tidak berpengalaman dalam dunia politik.
"Seperti sosok Agus, dia figur baru, sangat awam politik meski orang tuanya adalah politisi. Dia karirnya militer dan tentara. Kita enggak pernah mendengar aktivitasnya dengan urusan publik."
"Ini sangat mengagetkan tiba-tiba mereka usung Agus yang pengalamannya tidak ada meskipun orang ini adalah pintar, tapi pengalaman mengelola tidak ada sama sekali," sambungnya.
Majunya Ahok dalam bakal calon (Bacalon) Gubernur DKI Jakarta bersama Djarot Saiful Hidayat, dianggap akan menjawab respons dari anggapan masyarakat.
Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jeirry Sumampow mengatakan, cara Ahok yang arogan dapat berpengaruh pada pilihan masyarakat. Menurutnya masyarakat dapat menggolongkan hal tersebut pada kelebihan atau kekurangan.
"Ahok itu banyak problemnya, bagaimana dia hadapi publik akhir-akhir ini banyak kan sekarang tidak terlalu dikomentari. Bahkan cara bicaranya yang terlihat sedikit arogan. Tapi dia punya permasalahan personal yaitu cara bicaranya," ujar Jeirry dalam diskusi bertema 'Siapa Tangguh di Jakarta? Adu program, visi dan tanpa SARA' di Menteng, Jakarta pusat, Minggu (25/9/2016).
Dia melihat, sosok anak dari mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yaitu Agus Yudhoyono bisa menjadi figur yang dilirik masyarakat karena sosok muda dan segar. Walaupun begitu, dia melihat sosok Agus tidak berpengalaman dalam dunia politik.
"Seperti sosok Agus, dia figur baru, sangat awam politik meski orang tuanya adalah politisi. Dia karirnya militer dan tentara. Kita enggak pernah mendengar aktivitasnya dengan urusan publik."
"Ini sangat mengagetkan tiba-tiba mereka usung Agus yang pengalamannya tidak ada meskipun orang ini adalah pintar, tapi pengalaman mengelola tidak ada sama sekali," sambungnya.
(kri)