Kerja di Hongkong, Suryatmini Disiksa Majikan dan Terlantar di Jalanan

Kamis, 22 September 2016 - 13:29 WIB
Kerja di Hongkong, Suryatmini...
Kerja di Hongkong, Suryatmini Disiksa Majikan dan Terlantar di Jalanan
A A A
PONOROGO - Kekerasan fisik dialami seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Ponorogo, Jawa Timur, di Hongkong. Akibat dianaiya oleh majikannya, korban depresi hebat dan kabur dari tempat kerjanya.

Korban ditemukan telantar mengenaskan dan diamankan oleh TKW lain asal Indonesia. Keluarga berharap agar korban bisa segera dipulangkan untuk mendapat perawatan di kampung halamannya.

TKW nahas itu diketahui bernama Suryatmini, warga Desa Gabel, Kecamatan Kauman, Ponorogo. Dia bekerja sebagai TKW di Hongkong sejak tahun 2015, melalui PT GSA Gunawan Sukses Abadi, perusahaan pengerah tenaga kerja di Madiun.

Dengan menjadi TKW, dia berharap mendapat tambahan penghasilan untuk biaya sekolah anaknya Melisa Putri Istianti yang baru berumur delapan tahun, juga biaya berobat ibunya yang sakit paru paru.

Namun, seminggu belakangan terdengar kabar bahwa Suryatmini menjadi korban kekerasan majikan. Akibat kekerasan itu, dia mengalami luka-luka, menderita kelaparan, dan depresi. Saat ini kondirinya bahkan memburuk.

Ismun, suami TKW malang itu mengatakan, dia mengetahui kabar istrinya terlantar di Hongkong dari seorang TKW asal Ponorogo yang juga bekerja di Hongkong. Dalam saluran telepon dikatakan, Suryatmini ditemukan terluka dan kelaparan di tepi jalan.

Sejumlah TKW lainnya lalu membawa korban ke Rumah Sakit di Hongkong. Setelah kondisi membaik, korban dibawa ke KJRI Hongkong. Diduga, Suryatmini yang bekerja menjadi pembantu rumah tangga ini adalah korban kekerasan majikannya.

Atas kejadian ini, keluarga berharap kasus kekerasan itu diusut dan pelakunya ditangkap. Pihak keluarga juga meminta agar KJRI dan PJTKI yang meberangkatkan Suryatmini bertanggungjawab atas peristiwa itu.
(san)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
Pemda Harus Ikut Andil...
Pemda Harus Ikut Andil Lindungi Perempuan Korban Kekerasan
Viral Video Anak Kecil...
Viral Video Anak Kecil Dianiaya sampai Menangis Ketakutan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
6 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
7 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
8 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
8 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
8 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
8 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved