Pabrik Garmen di Tangerang Terbakar, Seluruh Karyawan Selamat
Selasa, 13 September 2016 - 19:02 WIB
Pabrik Garmen di Tangerang Terbakar, Seluruh Karyawan Selamat
A
A
A
TANGERANG - Kebakaran hebat melanda pabrik garmen, PT Starnesia Garmen di Jalan Gatot Subroto KM 4, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Beruntung, seluruh karyawan selamat kendati gedung pabrik sempat runtuh.
Berdasarkan keterangan salah satu karyawan, Yanti, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika jam pulang karyawan. Kepulan asap pertama kali terlihat dari ruangan kantor di lantai dua.
"Melihat ada asap, karyawan buru-buru keluar. Sempat terdengar ada ledakan seperti bom meledak," katanya kepada wartawan, Selasa (13/9/2016).
Lalu api dengan cepat menyambar bangunan pabrik seperi bagian finishing, sawing dan boiler. Bahkan gedung bagian finishing ambruk setelah dilalap api.
"Gedung tiba-tiba ambruk. Untung semua karyawan sudah keluar semua. Tapi barang-barang habis semua tidak sempat diselamatkan," ujar Yanti.
Sementara Komandan Pleton Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Kamaludin Azizi mengatakan, pihaknya menerjunkan sekitar 15 unit armada pemadam dan 80 personel untuk memadamkan api.
"Saat kami tiba api sudah membesar dan membakar seluruh bangunan," jelasnya.
Pihaknya mengalami kesulitan dalam melakukan pemadaman karena banyak warga yang menonton di pinggir jalan. "Warga membuat akses jalan macet dan menghambat mobil kami," tukasnya.
Pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran. Sampai saat ini petugas Damkar masih berusaha memadamkan api.
Berdasarkan keterangan salah satu karyawan, Yanti, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika jam pulang karyawan. Kepulan asap pertama kali terlihat dari ruangan kantor di lantai dua.
"Melihat ada asap, karyawan buru-buru keluar. Sempat terdengar ada ledakan seperti bom meledak," katanya kepada wartawan, Selasa (13/9/2016).
Lalu api dengan cepat menyambar bangunan pabrik seperi bagian finishing, sawing dan boiler. Bahkan gedung bagian finishing ambruk setelah dilalap api.
"Gedung tiba-tiba ambruk. Untung semua karyawan sudah keluar semua. Tapi barang-barang habis semua tidak sempat diselamatkan," ujar Yanti.
Sementara Komandan Pleton Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Kamaludin Azizi mengatakan, pihaknya menerjunkan sekitar 15 unit armada pemadam dan 80 personel untuk memadamkan api.
"Saat kami tiba api sudah membesar dan membakar seluruh bangunan," jelasnya.
Pihaknya mengalami kesulitan dalam melakukan pemadaman karena banyak warga yang menonton di pinggir jalan. "Warga membuat akses jalan macet dan menghambat mobil kami," tukasnya.
Pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran. Sampai saat ini petugas Damkar masih berusaha memadamkan api.
(ysw)