Disebut Tak Konsisten, Ini Cara Ahok Berkelit
Senin, 05 September 2016 - 19:59 WIB
Disebut Tak Konsisten, Ini Cara Ahok Berkelit
A
A
A
JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan alasan ketika disebut tidak konsisten oleh kuasa hukum Presiden terkait tidak ingin cuti kampanye.
Inkonsistensi Ahok dinilai dari pernyataannya pada 2012 lalu saat menjadi lawan dari petahana Gubernur DKI Fauzi Bowo. Ahok meminta Foke untuk mengambil cuti kampanye saat Pilkada 2012.
"Saya konsisten. Saya mengatakan mengajukan ini mau kampanye tidak cuti. Saya hanya memprotes cutinya itu tidak masuk akal sampai hampir empat bulan. Karena dulu kampanyenya hanya dua minggu. Sekarang kalau nanti menyalahgunakan wewenang ya pakai Bawaslu dong," ujar Ahok seusai sidang di Mahkamah Konstitusi, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016).
Mantan Bupati Belitung Timur itu menegaskan bukan pemotongan cuti yang diharapkan. Namun empat bulan adalah waktu yang cukup lama bagi petahana untuk cuti kampanye.
"Itu yang saya maksudkan. Bukan mengatakan dia membias, bukan seolah-olah saya orang yang pengin menuntut kalau kampanye itu saya boleh on-off. Saya hanya protes kelamaan, itu empat bulan," ujarnya.
Ahok tetap optimis jika MK akan memutuskan menerima uji materi yang diajukan. "Makanya kita minta MK yang memutuskan. Saya bilang kalau saya petahana tidak kampanye saya rugi dong. Pengajuan saya juga sampaikan, tanpa mengurangi hak rakyat untuk mengetahui visi misi saya," ujarnya.
Inkonsistensi Ahok dinilai dari pernyataannya pada 2012 lalu saat menjadi lawan dari petahana Gubernur DKI Fauzi Bowo. Ahok meminta Foke untuk mengambil cuti kampanye saat Pilkada 2012.
"Saya konsisten. Saya mengatakan mengajukan ini mau kampanye tidak cuti. Saya hanya memprotes cutinya itu tidak masuk akal sampai hampir empat bulan. Karena dulu kampanyenya hanya dua minggu. Sekarang kalau nanti menyalahgunakan wewenang ya pakai Bawaslu dong," ujar Ahok seusai sidang di Mahkamah Konstitusi, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016).
Mantan Bupati Belitung Timur itu menegaskan bukan pemotongan cuti yang diharapkan. Namun empat bulan adalah waktu yang cukup lama bagi petahana untuk cuti kampanye.
"Itu yang saya maksudkan. Bukan mengatakan dia membias, bukan seolah-olah saya orang yang pengin menuntut kalau kampanye itu saya boleh on-off. Saya hanya protes kelamaan, itu empat bulan," ujarnya.
Ahok tetap optimis jika MK akan memutuskan menerima uji materi yang diajukan. "Makanya kita minta MK yang memutuskan. Saya bilang kalau saya petahana tidak kampanye saya rugi dong. Pengajuan saya juga sampaikan, tanpa mengurangi hak rakyat untuk mengetahui visi misi saya," ujarnya.
(whb)