Kuasa Hukum Presiden Sebut Ahok Tidak Konsisten

Senin, 05 September 2016 - 19:00 WIB
Kuasa Hukum Presiden...
Kuasa Hukum Presiden Sebut Ahok Tidak Konsisten
A A A
JAKARTA - Kuasa hukum Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak konsisten terkait keinginan tidak melakukan cuti kampanye.

Penilaian ini disampaikan Kepala Biro Hukum Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Widodo Sigit Pudjianto selaku kuasa hukum Presiden saat menyampaikan tanggapan secara keseluruhan dari tiga perkara yang berkaitan tentang UU Pilkada No 10/ 2016.

Widodo mengungkapkan, khusus kepada perkara Nomor 60 yang diajukan oleh Ahok, jika keinginan pemohon untuk diberikan opsi tidak melakukan cuti kampanye berbeda dengan pernyataan Ahok beberapa waktu lalu. Ahok, lanjut Widodo, kala itu menjadi pesaing petahana Pilgub DKI 2012 dan meminta Fauzi Bowo untuk melakukan cuti kampanye.

"Seperti yang diutarakan pemohon pada tanggal 6 Juni 2012 yang berbunyi ...bukan soal takut, kalau tidak cuti tidak masalah. Hanya saja kami mau Jakarta sebagai contoh penegakan semua UU. Kalau sampai Gubernur DKI tidak mengambil cuti, nanti seluruh kepala daerah akan mencari cara-cara seperti itu...," ungkap Widodo, Senin (5/9/2016).

"Jika seperti itu dapat dikatakan pemohon tidak konsisten dengan pernyataannya beberapa waktu yang lalu," tegas Widodo. Tak hanya itu, Widodo menuturkan, kekhawatiran Ahok atas pengawasan anggaran DKI bila digantikan sementara oleh pejabat lain dinilai tidak berdasar. Karena pemerintah pusat akan menyediakan pengganti yang mampu dan mumpuni.

"Tidak perlu khawatir bagi petahana karena Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemendagri akan memberikan pengganti atau pelaksana tugas yang mampu mengawasi anggaran yang ditinggalkan petahana," ujarnya.

Sebagai akhir, kuasa hukum Presiden meminta kepada Mahkamah Konstitusi untuk menerima keterangan kuasa hukum Presiden dan atau Pemerintah dan tidak menerima tiga pengajuan perkara. Kemudian Undang-undang yang diajukan uji materi tidak bertentangan dengan UUD 1945. Apabila majelis berpendapat lain pemerintah berharap MK dapat bijaksana dan seadil-adilnya.
(whb)
Berita Terkait
Cuti Kampanye, Bupati...
Cuti Kampanye, Bupati Najmul Kembalikan Randis
Cuti Pilkada , Wakil...
Cuti Pilkada , Wakil Bupati Muratara Kebalikan Mobil dan Keluar Rumah Dinas
Mahfud MD Bakal Cuti...
Mahfud MD Bakal Cuti Setiap Jumat saat Kampanye Pilpres 2024
Presiden Boleh Kampanye,...
Presiden Boleh Kampanye, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Jokowi Mundur atau Cuti
Pilgub Kaltara, Dua...
Pilgub Kaltara, Dua Petahana Bersaing Rebut Kemenangan
Wako-Wawako Solok Serahkan...
Wako-Wawako Solok Serahkan Fasilitas Selama Cuti Kampanye
Berita Terkini
Guest House Makiyyah...
Guest House Makiyyah 2 Pangandaran Dibuka, Perkuat Layanan untuk Jemaah Haji-Umrah
1 jam yang lalu
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
1 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
3 jam yang lalu
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
6 jam yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
17 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
17 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved