Tolong, Bayi Pengidap Atresia Bilier Butuh Rp40 Juta untuk Operasi

Senin, 05 September 2016 - 17:35 WIB
Tolong, Bayi Pengidap...
Tolong, Bayi Pengidap Atresia Bilier Butuh Rp40 Juta untuk Operasi
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Lidiya Permata Aninda (1,3 tahun), bayi yang mengidap penyakit atresia bilier atau kelainan saluran empedu kondisinya semakin hari semakin menghawatirkan.

Keinginan untuk melakukan operasi transplantasi hati ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, terhenti karena tidak ada biaya.

Balita yang tinggal bersama kedua orangtuanya di sebuah barak, Jalan Gunung Slamet, Kelurahan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dapat disembuhkan jika melakukan operasi transplantasi hati.

Tapi orang tua Lidiya tidak bisa berbuat apa-apa, lantaran biaya operasi yang mencapai ratusan juta rupiah.

“Saat ini kondisi anak saya semakin mengkhawatirkan, perutnya semakin mengeras, dan selalu menangis. Kata dokter dia harus segera dioperasi di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta,” ungkap Lili Sukma Wati, Senin (5/9/2016).

Berbagai upaya terus ditempuh Lili agar anaknya bisa dioperasi. Termasuk melakukan transplantasi hati untuk diberikan kepada anak bungsunya. Dia rela melakukan apapun, nyawanyapun dia rela korbankan demi menyelamatkan sang anak.

“Kata dokternya kekurangan dana sekitar Rp40 juta,” ujarnya.

Lili berkeinginan, untuk bisa memberangkatkan balitanya ke rumah sakit rujukan di Jakarta agar segera dioperasi. Namun apa daya, niat untuk mengobati anaknya terhalang karena tidak adanya biaya.

Sementara suaminya bekerja sebagai Satpam di salah satu perusahaan. “Saya hanya bisa berharap kepada pemerintah daerah maupun para dermawan, semoga bisa membantu biaya pengobatan anak saya,” harapnya.

Pemerintah Kotawaringin Timur juga kata Lili sudah pernah memberikan bantuan biaya berobat kepada balita mungil itu, tapi bantuan tersebut masih kurang. Sedangkan BPJS tidak mampu menanggung seutuhnya biaya operasi.
(san)
Berita Terkait
Pentingnya Determinan...
Pentingnya Determinan Sosial Kesehatan untuk Mengatasi Ketimpangan Kesehatan di Indonesia
Konsisten Atasi Masalah...
Konsisten Atasi Masalah Kemiskinan dan Sanitasi, SPV Sabet 3 Penghargaan
Budiman Sudjatmiko Sebut...
Budiman Sudjatmiko Sebut Cek Kesehatan Gratis Cegah Orang Jatuh Miskin
DPRD Minta Perbup Pengganti...
DPRD Minta Perbup Pengganti SKTM Permudah Layanan Kesehatan Warga Kendal
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
6 jam yang lalu
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
9 jam yang lalu
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
10 jam yang lalu
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
11 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
12 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved