Tidak Ada Kabar, Yeny Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Selasa, 30 Agustus 2016 - 15:16 WIB
Tidak Ada Kabar, Yeny Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
A
A
A
BARITO UTARA - Seorang warga bernama Yeny Erlin Wijayanti (21) ditemukan tewas berlumuran darah di belakang rumah warga, di Jalan Pendreh, Kelurahan Melayu Kecamatan Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.
Ahmadi, warga sekitar mengatakan, awalnya melihat ceceran darah di belakang rumah Aliannor, di Jalan Pandreh. Karena takut, bersama Aliannor mereka melapor ke polisi. Saat polisi tiba, mereka melakukan pengecekan.
Hasilnya, ditemukan mayat perempuan dengan luka disekujur tubuhnya. Selanjutnya, mayat Yeny dievakuasi oleh pihak kepolisian ke RSUD Nuara Teweh untuk proses visum.
Dolpik, salah seorang keluarga korban menceritakan, pada Senin 29 Agustus 2016, sekitar pukul 18.00 Wib, korban mendapat pesan dari temannya yang bernama Ina. Mereka kemudian janjian untuk bertemu. Korban sempat meminta izin kepada keluarga.
Namun, hingga pukul 20.00 Wib, korban tidak dapat dihubungi oleh ibunya. “Ditunggu hingga pukul 22.00 Wib, korban tidak ada kabar. Pagi ini baru ada kabar Yeny telah tewas,” ujar Dolpik, di RSUD Muara Teweh, Selasa (30/8/2016).
Sementara itu, motor yang digunakan korban yakni Suzuki Satria F warna hitam juga hilang, dan handphone juga tidak ada. Korban Yeni mengalami luka tusuk di bagian perut atas.
Terpisah, Waka Polres Barito Utara Kompol Witdiardi menjelaskan, pembunuhan terhadap korban diduga berencana. "Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, nanti kita update perkembangannya," tukasnya.
Ahmadi, warga sekitar mengatakan, awalnya melihat ceceran darah di belakang rumah Aliannor, di Jalan Pandreh. Karena takut, bersama Aliannor mereka melapor ke polisi. Saat polisi tiba, mereka melakukan pengecekan.
Hasilnya, ditemukan mayat perempuan dengan luka disekujur tubuhnya. Selanjutnya, mayat Yeny dievakuasi oleh pihak kepolisian ke RSUD Nuara Teweh untuk proses visum.
Dolpik, salah seorang keluarga korban menceritakan, pada Senin 29 Agustus 2016, sekitar pukul 18.00 Wib, korban mendapat pesan dari temannya yang bernama Ina. Mereka kemudian janjian untuk bertemu. Korban sempat meminta izin kepada keluarga.
Namun, hingga pukul 20.00 Wib, korban tidak dapat dihubungi oleh ibunya. “Ditunggu hingga pukul 22.00 Wib, korban tidak ada kabar. Pagi ini baru ada kabar Yeny telah tewas,” ujar Dolpik, di RSUD Muara Teweh, Selasa (30/8/2016).
Sementara itu, motor yang digunakan korban yakni Suzuki Satria F warna hitam juga hilang, dan handphone juga tidak ada. Korban Yeni mengalami luka tusuk di bagian perut atas.
Terpisah, Waka Polres Barito Utara Kompol Witdiardi menjelaskan, pembunuhan terhadap korban diduga berencana. "Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian, nanti kita update perkembangannya," tukasnya.
(san)