Kondisi Pernapasan Rizki Bocah Obesitas Membaik

Selasa, 26 Juli 2016 - 20:06 WIB
Kondisi Pernapasan Rizki...
Kondisi Pernapasan Rizki Bocah Obesitas Membaik
A A A
PALEMBANG - Kondisi pernapasan anak penderita obesitas, Rizki Rahmat Ramadhan (11) membaik. Saat ini, dia sudah menggunakan alat bantu pernapasan lebih fleksibel, CPAP.

Menurut Ketua tim dokter Rizki, Julius Azwar pernapasan bocah tersebut makin mendekati pernapasan yang manual.

Rizki sudah tidak perlu menggunakan alat pernapasan (vertilator) yang membuat geraknya lebih pasif. Namun, Rizki sudah menggunakan Continus Pulmunam Airwas Presesure (CPAP) sejak, Selasa pagi (26/7/2016).

“Keputusan menggunakan alat ini, karena Rizki sudah makin bisa bernapas. Jadi CPAP dipasang saat Rizki masih sesak napas atau sulit bernapas. CPAP ini lebih fleksibel dan tidak terlalu membuat Rizki menjadi pasif,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi pernapasan Rizki sudah lebih membaik. Rizki sudah mampu bernapas manual hingga 70% dari kemampuan bernapasnya.

Sementara sisanya, diperoleh dengan menggunakan CPAP yang sekaligus tidak membuat geraknya hanya terbaik di tempat tidur. “CPAP akan dipergunakan saat tidur atau kembali sesak napas,” timpal dia.

Meski sudah cukup membaik, Rizki masih harus dirawat di ruangan ICU. Hal ini akibat pertimbangan proses penyembuhan dan tindakan medis yang akan dilakukan tim dokter pada Rizki. “Tapi masih dirawat di ICU,” kata Julius.

Perawatan di ICU juga memudahkan tim dokter memantau perkembangan kondisi Rizki. Mengingat saat ini, anak ketujuh dari tujuh bersaudara tersebut sedang menjalani perawatan intensif terhadap beberapa penyakit penyerta akibat menderita obesitas.

Tim dokter memastikan Rizki terdeteksi menderita hipertensi. Karena selama dirawat, tekanan darahnya memperlihatkan hipertensi.

Saat diperiksa, tekanan darah Rizki mencapai 170/100. Padahal, kata Julius, untuk seorang anak dengan usia 11 tahun, Rizki harusnya memiliki tekanan darah kurang dari 120/100.

“Karena itu deteksi awalnya hipertensi. Hal ini juga mempengaruhi tindakan medis yang akan dilakukan tim dokter,” kata dokter spesialis gizi anak RSMH Palembang ini.

Selain hipertensi, dia mengatakan Rizki memiliki penyakit kulit sebagai penyerta kondisi obesitas yang dialami.

Pada lipatan tubuh yang mengalami pembengkakan, kulit Rizki cendrung akan lebih gatal. Hal ini disebabkan karena adanya jamur karena kondisi kulit yang lembab. “Ada penyakit kulitnya juga,” ungkap dia.

Untuk sementara, Rizki masih memperoleh asupan makan melalui tabung yang disalurkan ke lambung. Hal ini berupaya agar tubuh Rizki tetap mendapatkan asupan gizi yang sesuai dengan pengobatan pada penderita obesitas.

“Ada dua upaya yang dilakukan tim dokter, yakni melakukan pengaturan pola makan, hingga mengupayakan Rizki bergerak aktif. Namun, tim dokter masih fokus melakukan penyembuhan atas pernapasan, guna menyelamatkan jiwa Rizki,” ungkap Julius.

Dikatakan ibu Rikzi, Salia, dirinya lebih tenang melihat Rizki yang sudah cukup bisa duduk. Selama di ruang ICU, anak bungsunya tersebut lebih banyak terbaring dan sulit bergerak akibat saluran alat bantu pernapasan.

Dengan menggunakan CPAP, maka pernapasan Rizki lebih membuatnya bisa sedikit bergerak. Meski komunikasi yang dilakukan Rizki masih menggunakan ponsel milik pribadinya.

“Sudah boleh duduk, dan alat vertilator sudah dilepas. Rizki lebih mudah bernapas sekarang. Meski ada cairan di paru atau amandel, nampaknya Rizki lebih membaik sekarang,” tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Seorang Ibu Hamil dan...
Seorang Ibu Hamil dan Melahirkan dalam Waktu Satu Jam
Bocah Gemar Hirup Aroma...
Bocah Gemar Hirup Aroma Bensin Motor di Cilegon Banten
Makam Dicat Warna-warni...
Makam Dicat Warna-warni Bagaikan Pelangi
Viral, Pisang Tumbuh...
Viral, Pisang Tumbuh di Atas Pohon Pisang yang Mati
Heboh, Anak Ikan Hiu...
Heboh, Anak Ikan Hiu Berwajah Manusia Ditangkap Nelayan Rote
Aneh! 220 Kali Kencan...
Aneh! 220 Kali Kencan Berujung Kegagalan, Model Ini Nikahi Anjingnya
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
2 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
9 jam yang lalu
Infografis
Waspada Punya Perut...
Waspada Punya Perut Buncit, Lebih Berbahaya dari Obesitas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved