Keluarga Korban Salah Tangkap Lapor ke Propam Polda Sumsel

Senin, 25 Juli 2016 - 23:10 WIB
Keluarga Korban Salah...
Keluarga Korban Salah Tangkap Lapor ke Propam Polda Sumsel
A A A
PALEMBANG - Pihak keluarga Anton Chandra (28), pemuda yang diduga menjadi korban salah tangkap hingga berujung penembakan yang dilakukan aparat reskrim Polsekta Seberang Ulu (SU) II, Palembang Sumatera Selatan, melaporkan kejadian itu ke Propam Polda Sumsel, Senin (25/7/2016).

Samsiah (36), kakak perempuan korban, menyebut langkah tersebut diambil pihak keluarga guna menuntut keadilan.

Akibat kejadian itu korban harus menjalani perawatan intensif di RSMH Palembang lantaran mengalami luka tembak di bagian telinga bagian belakang sebelah kanan. "Saya minta keadilan dan pertanggungjawaban polisi. Adik saya kini masih kritis," ungkap Samsiah, seusai melapor.

Menurutnya, dalam melakukan penangkapan, polisi tak seharusnya bertindak bagaikan koboi dengan mengumbar tembakan. "Saya berharap polisi yang menembak adik saya dapat diproses. Dia (Anton) tidak bersalah," ujarnya.

Kuasa hukum korban, Alex Efendi, mengatakan laporan tersebut sudah diterima oleh kepolisian dengan nomor LP, LPB/357/Vll/2016/ tanggal 25 Juli 2016.

"Sudah diterima laporannya. Kami minta ini diusut, sebab kami menduga ini ada kelalaian. Karena setelah dilakukan rontgen oleh rumah sakit, ada serpihan timah di bagian telinga korban," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pemuda bernama Anton Chandra (28), warga Jalan KH Azhari Lorong Indrawati, RT 02/01, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang, diduga menjadi korban salah tangkap aparat kepolisian. Bahkan, Anton juga tertembak.

Namun, Kanit Reskrim Seberang Ulu II Palembang Ipda Suldani membantah pihaknya telah melakukan penembakan terhadap Anton Chandra,
korban salah tangkap aparat kepolisian saat melakukan penggerebekan bandar narkoba.
(zik)
Berita Terkait
Salah Tangkap, Bocah...
Salah Tangkap, Bocah 13 Tahun Bonyok Diduga Dihajar Oknum Polisi
Polda Sulsel Respons...
Polda Sulsel Respons Insiden Salah Tangkap Bocah 13 Tahun di Makassar
Menjadi Korban Salah...
Menjadi Korban Salah Tangkap, Korban Kritis Diduga Dianiaya Oknum Polisi
Tak Bersalah, Pria AS...
Tak Bersalah, Pria AS Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara
Gara-gara Salah Tangkap,...
Gara-gara Salah Tangkap, Pria Ini Jalani Hukuman 15 Tahun Penjara
Diduga Salah Tangkap,...
Diduga Salah Tangkap, Penjual Kerupuk Minta Keadilan ke Polda Sumsel
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
2 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
3 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
4 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
4 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
5 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
5 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved