Keluarga Perwira TNI yang Tewas Terjatuh Tak Yakin Korban Bunuh Diri
Sabtu, 23 Juli 2016 - 18:18 WIB
Keluarga Perwira TNI yang Tewas Terjatuh Tak Yakin Korban Bunuh Diri
A
A
A
BANDUNG - Keluarga Mayor Inf Sukardi tak terima dengan munculnya pemberitaan adanya dugaan aksi bunuh diri yang dilakukan perwira TNI tersebut di Pasar Baru, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Bandung, Sabtu (23/7/2016).
Hal itu diungkapkan Isum Sumiati (55) tetangga yang sangat mengenal dekat dengan kekuarga korban.
Menurutnya, keluarga korban sangat terpukul dengan munculnya pemberitaan yang mengabarkan bahwa korban diduga bunuh diri. Padahal, kata dia, sosok korban dikenal oleh para tetanggannya merupakan orang yang ahli ibadah.
"Salat dhuha tidak pernah terlewatkan tapi kenapa pemberitaan kok bunuh diri, bahkan kalau menyumbang untuk masjid tidak pernah hitungan," kata Isum.
Isum yang mengaku mengenal sangat dekat dengan keluarga korban tidak pernah sekalipun mendengar ada pertengkaran baik dengan para tetangga ataupun di dalam keluarganya.
Bahkan menurut pengakuan istrinya, tutur dia, korban sempat mengirimkan pesan singkat yang mengungkapkan rasa sayang kepada istrinya.
"Saya nggak pernah dengar ada pertengkaran dikeluarga korban, bahkan tadi pagi istrinya sempat menerima pesan yang isinya 'Ayah sayang bunda'," ujarnya.
Menurut informasi dari salah seorang anggota TNI, tutur dia, korban jatuh diduga setelah selesai menunaikan salat dhuha yang saat itu ada seorang anak kecil melihat korban berjalan mundur hendak duduk kemudian jatuh keluar dari lantai 8 Pasar Baru."Kalau kata anggota TNI kejadian setelah selesai salat dhuha," ujarnya.
Kepala Dusun Kampung Jagabaya, Asep Dudung (60) mengatakan, korban dikenal sosok yang baik di masyarakat.
Bahkan menurut penuturan para tetangganya, kata dia, korban meninggalkan nama yang cukup harus di masyarakat.
"Saya ngobrol dengan para tetangga korban, korban dikenal cukup baik oleh para tetangganya, tetangganya juga cukup kehilangan sosok korban," kata dia.
Seperti diketahui, Para pedagang Pasar Baru Bandung dikejutkan tewasnya seorang pria setelah terjatuh dari lantai 8 Pasar Baru, kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Bandung, Sabtu (23/7) sekitar pukul 08.30 WIB. Pria tersebut, bernama Sukardi (51) yang diketahui seorang anggota TNI berpangkat Mayor Infantri di Rindam III Siliwangi.
Hal itu diungkapkan Isum Sumiati (55) tetangga yang sangat mengenal dekat dengan kekuarga korban.
Menurutnya, keluarga korban sangat terpukul dengan munculnya pemberitaan yang mengabarkan bahwa korban diduga bunuh diri. Padahal, kata dia, sosok korban dikenal oleh para tetanggannya merupakan orang yang ahli ibadah.
"Salat dhuha tidak pernah terlewatkan tapi kenapa pemberitaan kok bunuh diri, bahkan kalau menyumbang untuk masjid tidak pernah hitungan," kata Isum.
Isum yang mengaku mengenal sangat dekat dengan keluarga korban tidak pernah sekalipun mendengar ada pertengkaran baik dengan para tetangga ataupun di dalam keluarganya.
Bahkan menurut pengakuan istrinya, tutur dia, korban sempat mengirimkan pesan singkat yang mengungkapkan rasa sayang kepada istrinya.
"Saya nggak pernah dengar ada pertengkaran dikeluarga korban, bahkan tadi pagi istrinya sempat menerima pesan yang isinya 'Ayah sayang bunda'," ujarnya.
Menurut informasi dari salah seorang anggota TNI, tutur dia, korban jatuh diduga setelah selesai menunaikan salat dhuha yang saat itu ada seorang anak kecil melihat korban berjalan mundur hendak duduk kemudian jatuh keluar dari lantai 8 Pasar Baru."Kalau kata anggota TNI kejadian setelah selesai salat dhuha," ujarnya.
Kepala Dusun Kampung Jagabaya, Asep Dudung (60) mengatakan, korban dikenal sosok yang baik di masyarakat.
Bahkan menurut penuturan para tetangganya, kata dia, korban meninggalkan nama yang cukup harus di masyarakat.
"Saya ngobrol dengan para tetangga korban, korban dikenal cukup baik oleh para tetangganya, tetangganya juga cukup kehilangan sosok korban," kata dia.
Seperti diketahui, Para pedagang Pasar Baru Bandung dikejutkan tewasnya seorang pria setelah terjatuh dari lantai 8 Pasar Baru, kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Bandung, Sabtu (23/7) sekitar pukul 08.30 WIB. Pria tersebut, bernama Sukardi (51) yang diketahui seorang anggota TNI berpangkat Mayor Infantri di Rindam III Siliwangi.
(sms)