Diduga Jadi Korban Salah Tangkap, Warga Pagaralam Ditembak

Jum'at, 22 Juli 2016 - 02:02 WIB
Diduga Jadi Korban Salah...
Diduga Jadi Korban Salah Tangkap, Warga Pagaralam Ditembak
A A A
PAGARALAM - Wisnu Andrio Patra alias Rio (31) dan Dini Kusmeri (35) pasangan suami istri warga Jalan Salak III Perumnas Talang Sawah, Kota Pagaralam diduga jadi korban salah tangkap. Pasutri ini dituduh terlibat perampokan di wilayah hukum Polres Lahat. Keduanya pun langsung ditangkap anggota Polres Lahat.

Bahkan, Rio saat ditangkap ditembak betis kanan sehingga terpincang-pincang dan dirawat di RSUD Besemah.

Informasi yang didapat menyebutkan, penangkapan pertama kali dilakukan kepada Dini Kusmeri di Warung Nasi miliknya di kawasan Tanjung Aro. Saat menangkap Meri tersebut oknum anggota juga mengambil uang yang ada di laci warung.

Bahkan oknum anggota tersebut juga sempat mengancam pegawai warung nasi untuk tidak memberitahukan kejadian tersebut dengan keluarga korban.

Setelah itu, tanpa babibu anggota langsung melakukan penangkapan Rio yang saat itu sedang berada di Bengkel motor yang ada di depan SMPN 2 Pagaralam.

Setelah ditangkap korban dibawa ke kawasan Gunung Dempo dan diduga ditembak di bagian kaki dikawasan tersebut. Barulah setelah itu korban dibawa ke Polres Lahat.

Rolly Aprianto (40) kakak korban mengatakan, pihaknya meminta pertanggung jawaban Polres Lahat atas kejadian salah tangkap ini.

Pasalnya pihak keluarga merasa dirugikan dan nama baik keluarga merasa tercemar. Apalagi, korban juga saat ini mengalami trauma fisik dan mental akibat kejadian tersebut.

"Kasus ini harus diproses dan kami minta oknum anggota Polres Lahat yang menangkap dan melakukan penembakkan kepada adik saya bertanggung jawab," tegas dia.

Dibeberkan Rolly, Rio ditangkap atas tuduhan melakukan aksi kejahatan perampokan diwilayah Kabupaten Lahat pada Senin 18 Juli.

Padahal, Rio tidak mengetahui kejadian tersebut dan ditembak di bagian kaki sebelah kanan oleh oknum anggota.

Terlebih lagi, saat ditangkap Rio diperlakukan seperti penjahat dianiaya oleh anggota dan dipaksa mengakui perbuatan perampokan yang tidak dilakukannya.

"Kami sebagai keluarga juga meminta pertanggung jawaban tersebut karena tuduhan yang dituduhkan kepada Rio dan Meri tersebut tidak terbukti.

Namun oknum anggota telah melakukan penangkapan dan penembakan terhadap korban berdasarkan laporan korban perampokan yang menuduh Rio dan Meri pelakunya," bebernya.

Sementara Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Hendro Wahyudi mengaku belum mendapat laporan terkait dugaan salah tangkap tersebut. "Saya akan cek dulu laporannya apa sudah masuk apa belum," kata Hendro Wahyudi.
(sms)
Berita Terkait
Salah Tangkap, Bocah...
Salah Tangkap, Bocah 13 Tahun Bonyok Diduga Dihajar Oknum Polisi
Polda Sulsel Respons...
Polda Sulsel Respons Insiden Salah Tangkap Bocah 13 Tahun di Makassar
Menjadi Korban Salah...
Menjadi Korban Salah Tangkap, Korban Kritis Diduga Dianiaya Oknum Polisi
Tak Bersalah, Pria AS...
Tak Bersalah, Pria AS Dibebaskan Setelah 21 Tahun Dipenjara
Gara-gara Salah Tangkap,...
Gara-gara Salah Tangkap, Pria Ini Jalani Hukuman 15 Tahun Penjara
LBH Makassar Terima...
LBH Makassar Terima 160 Laporan Warga Mengaku Korban Kekerasan Aparat
Berita Terkini
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
1 jam yang lalu
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
2 jam yang lalu
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
4 jam yang lalu
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
4 jam yang lalu
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
5 jam yang lalu
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
14 jam yang lalu
Infografis
Orang Bodoh Diangkat...
Orang Bodoh Diangkat Jadi Pemimpin Adalah Salah Satu Tanda Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved