Ini Kata Putu Arta soal Beredarnya Percakapan Internal di Group WA

Selasa, 19 Juli 2016 - 20:23 WIB
Ini Kata Putu Arta soal...
Ini Kata Putu Arta soal Beredarnya Percakapan Internal di Group WA
A A A
JAKARTA - Pendamping ahli Teman Ahok Putu Arta angkat bicara terkait beredarnya capture group WhatsApp (WA). Dalam chatting-an di group WA bernama Visi Muda Bali, Putu Arta membenarkan semua pernyataan Adian Napitupulu.

I Gusti Putu Arta mengatakan, pembicaraan WA yang beredar benar pembicaraan dirinya dengan aktifis muda Bali pada 17 Juni 2016 lalu. "Namun yang beredar sudah direkayasa karena ada bagian yang terpotong," kata Putu Arta saat dikonfirmasi Sindonews, Selasa (19/7/2016).

Putu Arta menuturkan, konteks pembicaraan soal analisis apakah Ahok akan maju via independen atau parpol. Konteks soft landing dalam WA itu, lanjut dia, jika Ahok masuk via parpol pasti akan mengajak Teman Ahok bicara.

"Saya tidak dalam posisi di WA memastikan dan tahu bahwa Ahok akan maju via jalur mana," ucapnya. Terkait konteks statement Adian Napitupulu benar semua, Putu Artha menerangkan, ini dalam kaitan penilaian Adian bahwa kecenderungan Ahok sangat besar ke parpol. Bukan dalam konteks kinerja Teman Ahok.

"Di pembicaraan WA kami tak ada menilai kinerja Teman Ahok atau membahas penilaian Adian terhadap Teman Ahok. Murni konteks kalimat itu respons sy yang sepakat atas penilaian Adian bahwa kecenderungan Ahok via parpol. Saat itu 17 Juni sedang terjadi silang pendapat soal pernyataan Jokowi ke Adian dan Ahok soal proses pencalonan. Nah statement saya membenarkan Adian dalam konteks penilaian atas pernyataan Adian soal kecenderungan ke parpol. Saat ini belum muncul isu soal Pospera vs Teman Ahok yang baru muncul 22 Juni. Tidak ada urusan dengan sikap Adian soal kinerja verifikasi dukungan KTP Teman Ahok," paparnya.

Putu Arta menyebut seluruh isi pembicaraan WA yang terkait masih disimpannya.
(whb)
Berita Terkait
Soal Penugasan dari...
Soal Penugasan dari Megawati, Ahok: Saya Bantu Teman-teman yang Mau Ikut Pilkada
Demokrat Tegaskan Wanita...
Demokrat Tegaskan Wanita Emas Kader PDIP: Pilkada 2017 Jadi Teman Ahok
Operasional Teman Bus...
Operasional Teman Bus Masih Tarik-Ulur dengan Pate-Pete
Hukum Memilih Pertemanan...
Hukum Memilih Pertemanan dalam Islam, Begini Penjelasannya
Teman adalah Cerminan...
Teman adalah Cerminan Diri Sendiri, Begini Penjelasannya
Antusiasme Warga Naik...
Antusiasme Warga Naik Teman Bus di Makassar
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
52 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved