Korban Vaksin Palsu Ikuti Vaksinasi Ulang di RSU Ciracas

Senin, 18 Juli 2016 - 12:41 WIB
Korban Vaksin Palsu...
Korban Vaksin Palsu Ikuti Vaksinasi Ulang di RSU Ciracas
A A A
JAKARTA - Puluhan orangtua korban vaksin palsu mendatangi Rumah Sakit Umum (RSU) Ciracas, Jakarta Timur untuk mengikuti vaksinasi ulang untuk buah hati mereka yang terlanjut kena vaksin palsu. Sebagian besar, para orangtua itu ialah yang anaknya menjadi korban vaksin palsu dari Bidan berinisial E.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes), sedikitnya sebanyak 10 anak dijadwalkan untuk mengikuti vaksin ulang.

Direktur Utama RSU Ciracas Sri Kustantini Hendrastuti mengatakan, seluruh anak yang datang untuk melakukan vaksin ulang akan terlebih dahulu dilakukan screening (dicek) kesehatannya.

"Pasien daftar dahulu, diperiksa, lalu discreening oleh dokter spesialis anak, apakah perlu vaksinasi lagi atau tidak," ujar Sri di Jakarta, Senin (18/7/2016).

Sri menambahkan, sampai saat ini, sudah ada13 pasien yang mengikuti vaksin ulang. Dari 13 pasien tersebut, sebagian besar adalah korban Bidan E.

"Tapi ada juga yang dari Rumah Sakit (RS Harapan Bunda) yang minta vaksinnya di sini," jelasnya.

Sementara itu, dokter spesialis anak di RSU Ciracas, Ackni Hartati menyampaikan, anak yang akan divaksinasi ulang tidak akan dilakukan tes darah di laboratorium terlebih dahulu. "Kami cuma lakukan screening dan selanjutnya minta persetujuan orangtua pasien, apakah bersedia di vaksin ulang atau tidak," ungkapnya.

Ackni menambahkan, seluruh anak yang hari ini divaksinasi ulang, hampir semuanya mendapat vaksin Differi Pertusis dan Anti Tetanus (DPT), HIV, Polio, dan Hepatitis B.

"Ada juga yang campak, tapi tidak sekarang (pemberiannya) dan nantinya kita catch up (jemput). Lalu untuk pemberian vaksin, jaraknya 4 minggu untuk jenis vaksin yang sama, misalnya DPT. Kalau (jenis) vaksin yang berbeda itu bisa satu minggu jaraknya," tutup Ackni.
(mhd)
Berita Terkait
Puskesmas Bua Sudah...
Puskesmas Bua Sudah Laporkan Kasus Dokumen Vaksin Palsu ke Kadinkes
Buron 5 Bulan, Wanita...
Buron 5 Bulan, Wanita Pembuat Sertifikat Vaksin Ilegal di RSUD Nunukan Ditangkap
Dinkes Belum Kantongi...
Dinkes Belum Kantongi Data TKI yang Tertahan Karena Vaksin Palsu
Temuan Sindikat Vaksin...
Temuan Sindikat Vaksin Palsu, DPR Minta Polri Lipat Gandakan Pengawasan
Pengungkapan Kasus Serifikat...
Pengungkapan Kasus Serifikat Vaksin Palsu di Bandung
Jamin Keaslian Vaksin...
Jamin Keaslian Vaksin di Indonesia, Wiku: Kalau yang Diperjualbelikan Pasti Palsu
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
43 menit yang lalu
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
1 jam yang lalu
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
1 jam yang lalu
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
2 jam yang lalu
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
2 jam yang lalu
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
3 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved