Orangtua Murid Datang Subuh untuk Dapatkan Bangku Paling Depan
Senin, 18 Juli 2016 - 09:09 WIB
Orangtua Murid Datang Subuh untuk Dapatkan Bangku Paling Depan
A
A
A
KUNINGAN - Memasuki hari pertama sekolah para orangtua siswa di Desa Cilaja, Kecamatan Karamatmulya, Kuningan Jawa Barat sejak pagi buta sudah mendatangi sekolah. Mereka datang hanya untuk mendapatkan bangku paling depan bagi anaknya.
Namun para siswa baru ini belum bisa mendapatkan kursi karena pintu kelas belum dibuka karena masih pagi dan dikunci.
Setiap tahun ajaran baru warga Desa Cilaja yang masuk hari pertama sudah menjadi tradisi tiap tahun.
Setelah petugas sekolah datang dan langsung membuka pintu kelas orangtua siswa dan anaknya langsung berebut bangku untuk duduk paling depan.
Para siswa baru ini cukup bersemangat di hari pertama masuk sekolah walaupun harus bangun sejak jam 04.00 WIB.
Sejumlah orangtua yang anaknya belum mendapatkan tempat duduk harus mencari ke kelas lain dan membawanya ke dalam kelas. Para siswa pun harus menunggu lama sekitar jam 07.00 WIB untuk mulai belajar
Menurut keterangan Uun salah satu orang tua siswa, kedatangan para orangtua siswa di pagi hari sudah menjadi tradisi setiap tahun ajaran baru di Desa Cilaja Kuningan. Para orangtua siswa yang datang di pagi hari karena takut anaknya tidak kebagian bangku sekolah.
Selain itu para siswa baru ini rata rata ingin duduk paling depan sehingga harus berangkat pagi hari.
Untuk tahun ajaran baru 2016 kali ini jumlah siswa baru meningkat dari tahun sebelumnya. Selain kelas satu yang datang ke sekolah seluruh siswa dari kelas dua sampai kelas enam juga ikut berangkat pagi karena siswa cukup antusias di hari pertama masuk sekolah.
Namun para siswa baru ini belum bisa mendapatkan kursi karena pintu kelas belum dibuka karena masih pagi dan dikunci.
Setiap tahun ajaran baru warga Desa Cilaja yang masuk hari pertama sudah menjadi tradisi tiap tahun.
Setelah petugas sekolah datang dan langsung membuka pintu kelas orangtua siswa dan anaknya langsung berebut bangku untuk duduk paling depan.
Para siswa baru ini cukup bersemangat di hari pertama masuk sekolah walaupun harus bangun sejak jam 04.00 WIB.
Sejumlah orangtua yang anaknya belum mendapatkan tempat duduk harus mencari ke kelas lain dan membawanya ke dalam kelas. Para siswa pun harus menunggu lama sekitar jam 07.00 WIB untuk mulai belajar
Menurut keterangan Uun salah satu orang tua siswa, kedatangan para orangtua siswa di pagi hari sudah menjadi tradisi setiap tahun ajaran baru di Desa Cilaja Kuningan. Para orangtua siswa yang datang di pagi hari karena takut anaknya tidak kebagian bangku sekolah.
Selain itu para siswa baru ini rata rata ingin duduk paling depan sehingga harus berangkat pagi hari.
Untuk tahun ajaran baru 2016 kali ini jumlah siswa baru meningkat dari tahun sebelumnya. Selain kelas satu yang datang ke sekolah seluruh siswa dari kelas dua sampai kelas enam juga ikut berangkat pagi karena siswa cukup antusias di hari pertama masuk sekolah.
(sms)