Antisipasi Vaksin Palsu, Klinik Dokter Spesialis Disurati

Kamis, 14 Juli 2016 - 15:09 WIB
Antisipasi Vaksin Palsu,...
Antisipasi Vaksin Palsu, Klinik Dokter Spesialis Disurati
A A A
PADANGSIDIMPUAN - Untuk mengantisipasi penggunaan vaksin palsu oleh dokter spesialis, Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan, sudah memberikan surat peringatan kepada masing-masing klinik dokter spesialis.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Kota Padangsidimpuan Masrianti mengatakan, sejak mereka terima surat edaran tentang daftar obat dari Kementerian Kesehatan RI, Dinkes Kota Padangsidimpuan, langsung menyurati seluruh klinik swasta milik dokter spesialis di Kota Padangsidimpuan.

"Tentunya, langkah awal menyurati klinik-klinik itu, karena indikasi yang besar penggunaan vaksin palsu itu berada di klinik milik dokter spesialis," ungkapnya, ketika ditemui di ruangannya di komplek perkantoran Kota Padangsidimpuan, Pijorkolling (14/07/2016).

Selanjutnya, dalam beberapa hari kedepannya, tenaga tekhnis Dinkes Kota Padangsidimpuan akan melakukan cek lapangan.

Dia menyebutkan, pemeriksaan langsung diperlukan untuk mengetahaui kebenaran jenis vaksin yang dipergunakan para dokter spesialis.

Apabila ada yang mempergunakan vaksin palsu, maka Dinkes Kota Padangsidimpuan akan langsung menyitanya. "Kami akan sita langsung dan menyarankan kepada dokter itu untuk mengganti obatnya dengan yang asli," ujarnya.

Dia memastikan, untuk RSUD Kota Padangsidimpuan dan seluruh Puskesmas dijajaran Dinas Kesehatan terbebas dari vaksin palsu.

Menurutnya, mereka sudah melakukan pemeriksaan berdasarkan daftar obat yang berada di surat edaran kementerian kesehatan tersebut.

"Untuk rumah sakit dan puskesmas milik pemerintah tidak ada yang menggunakan vaksin palsu, karena obat-obatannya sesuai dengan standar yang diberikan oleh pemerintah," ujarnya.

Dia berharap kepada seluruh pemilik klinik untuk bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, sehingga penggunaan vaksin palsu dapat dicegah. "Tidak usah malu, karena ini menyangkut masalah kesehatan," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Polisi Gerebek Kios...
Polisi Gerebek Kios Obat-obatan Keras di Tajur Halang, 1 Terduga Pelaku Ditangkap
Polsek Tinggimoncong...
Polsek Tinggimoncong Dirikan Rehabilitasi Penyalahgunaan Obat Terlarang
Polres Ciamis Gagalkan...
Polres Ciamis Gagalkan Pengiriman Obat Terlarang Lintas Provinsi
Kepala BPOM: Penyalahgunaan...
Kepala BPOM: Penyalahgunaan Obat Ancaman Nyata SDM Berkualitas
Penyanyi Gangnam Style...
Penyanyi Gangnam Style PSY Digeledah Polisi, Diduga Penyalahgunaan Obat
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
1 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
1 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
4 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
8 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
8 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
9 jam yang lalu
Infografis
Antisipasi NATO, Putin...
Antisipasi NATO, Putin Panggil 160.000 Pemuda untuk Wajib Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved