Tertimbun Longsor, Wawan Tewas

Senin, 11 Juli 2016 - 16:46 WIB
Tertimbun Longsor, Wawan...
Tertimbun Longsor, Wawan Tewas
A A A
CIMAHI - Longsor terjadi di salah satu galian pasir yang terletak di Jalan Cihanjuang, Kampung Manglayang, Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (11/7/2016). Dalam kejadian tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia akibat tertimbun tanah.

Kapolresta Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi menuturkan, longsor terjadi pukul 09.00. Longsor ini menyebabkan satu orang meninggal dunia, atas nama Wawan (65), warga Kampung Manglayang, RT 1/3 Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong.

"Korban ditemukan pukul 11.45 dan saat ini sudah dilarikan ke Rumah Sakit Cibabat Cimahi," kata Ade.

Selain korban tewas, kata Ade, salah satu anggotanya ikut terluka saat melakukan evakuasi. "Satu anggota kepolisian pun saat evakuasi mengalami luka karena tertimpa longsoran batu," ujarnya.

Disinggung adanya kemungkinan korban bertambah, Ade mengatakan, berdasarkan saksi di lapangan, korban hanya seorang. "Kita masih selidiki penyebab dan kita masih lakukan evakuasi di lokasi sekitar kejadian longsor," tandasnya.

Menanggapi kejadian longsor tersebut, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Apung Hadiat Purwoko menuturkan, pihaknya sudah tidak lagi memberikan izin untuk segala aktivitas penambangan di KBB. Sebab, izin segala aktivitas tambang sudah diambil alih oleh Provinsi.

Sementara, soal longsor yang terjadi saat ini, lanjut Apung, sudah ditangani oleh Polresta Cimahi. "Polres Cimahi juga sudah memasang garis polisi agar tidak ada lagi penambangan di sana, tapi kadang suka saja ada yang masih gali," katanya.

Apung menjelaskan, pelarangan segala aktivitas penambangan di lokasi longsor yang terjadi saat ini bukan tanpa alasan. Selain masuk wilayah Kawasan Bandung Utara (KBU), kawasan itu juga rawan longsor.

"Tata Ruang juga tidak memperbolehkan penambangan. Dengan alasan apa pun Pemkab tidak mengizinkan," katanya.

Apung mengatakan, warga yang masih melakukan kegiatan penambangan kebanyakan karena alasan ekonomi. "Untuk dampak ekonomi kita nanti akan bicarakan untuk alih profesi para penambang dengan dinas-dinas terkait lainnya," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Nahas! Balita Tewas...
Nahas! Balita Tewas Tertimbun Tebing Longsor saat Ikut Touring Lebaran
3 Tewas Tertimbun Tanah...
3 Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Kabupaten Garut
Tim SAR Temukan 4 Jenazah...
Tim SAR Temukan 4 Jenazah Korban Longsor di Desa Sibalanga Tapanuli Utara
Korban Tewas Tertimbun...
Korban Tewas Tertimbun Longsor di Sibolangit Deli Serdang Bertambah Jadi 9 Orang
Rumah di Purworejo Tertimbun...
Rumah di Purworejo Tertimbun Longsor, 4 Tewas
Digerus Longsor, Jembatan...
Digerus Longsor, Jembatan dan Sejumlah Rumah di Kecamatan Siantar Terancam Amblas
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
2 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
4 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved