Polisi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri Mulai Membaik

Rabu, 06 Juli 2016 - 13:27 WIB
Polisi Korban Ledakan...
Polisi Korban Ledakan Bom Bunuh Diri Mulai Membaik
A A A
SOLO - Kondisi Bripka Bambang Adi Cahyanto (32), anggota Provost Polresta Solo yang terluka akibat aksi bom bunuh diri mulai membaik.

Sehari setelah dirawat di Rumah Sakit Panti Waluyo Solo, mata kanannya yang terkena serpihan bom mulai bisa dipakai membaca.

Menurut Widya Rosiana (26), adik kandung Bripka Bambang mengatakan, akibat aksi bom bunuh diri sehari sebelum Lebaran di Mapolresta Solo, kedua mata kakaknya terluka terkena serpihan bom.

Bahkan mata kirinya sampai berdarah dan mata kanan merah. "Dari keterangan dokter, kornea mata kakak saya kena," ujar Widya Rosiana saat ditemui di RS Panti Waluyo, Rabu (6/7/2016) siang.

Sehari setelah perawatan, mata kanan mulai membaik dan mulai bisa dipakai membaca. Sedangkan penglihatan mata kiri masih kabur.

Selain itu, kakaknya juga masih mengeluhkan pusing dan telinga berdenging. Sebab suara ledakan cukup keras seperti travo listrik meledak. Selain itu, perut dan paha kanan juga terluka akibat serpihan bom.

Pihak keluarga tak menyangka Bripka Bambang menjadi korban aksi bom bunuh diri yang diduga dilakukan Nur Rohman, warga sangkrah Solo.

Seluruh keluarga baru tahu setelah para tetangga di kompleks asrama polisi di belakang Mapolresta Solo berdatangan ke rumah.

Mereka memberi tahu bahwa Bripka Bambang menjadi korban. "Saya langsung mendatangi lokasi dan kakak sudah dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Saat di rumah sakit, tubuh kakaknya terlihat menempel serbuk abu-abu dari ledakan bom. Kala itu, kakaknya dalam kondisi sadar.

Dari cerita kakaknya, sebelum kejadian pelaku masuk melalui pintu gerbang dengan kendaraan melaju kencang. Bripka Bambang yang kesehariannya bertugas di bagian depan markas langsung mengejar.

Sempat terjadi percakapan antara pelaku dan kakaknya. "Mau kemana kamu," tanya Bripka bambang sebagaimana ditirukan adiknya. Pelaku lalu menjawab mau mencari polisi. Pelaku yang sempat turun lalu mengangkat sesuatu namun tidak jadi.

Sementara sepeda motor masih dalam posisi menyala. Pelaku kemudian kembali ke motor dan memasukkan tangan kirinya ke jaket lalu bom meledak.

Kakaknya yang berjarak sekitar satu setengah meter dari pelaku lalu terpental sekitar 3 meter di rerumputan di halaman Mapolresta Solo.

Kini kondisi kakaknya terus menunjukkan perkembangan positif. Saat di rawat di ruang anggrek VVIP Lantai 4 RS Panti Waluyo, Bripka Bambang ditangani banyak dokter. Diantaranya dokter spesialis mata, THT dan bedah. Ruang perawatan dijaga ketat oleh Polisi.
(nag)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
100 Sekolah Ditutup...
100 Sekolah Ditutup dan Ribuan Siswa Sudah Dievakuasi, Ternyata Ancaman Bomnya Palsu
Warga Digegerkan Penemuan...
Warga Digegerkan Penemuan Tas Diduga Berisi Bom dalam Masjid
Lima Bom Surat Dikirim...
Lima Bom Surat Dikirim ke Sejumlah Target di Spanyol, Termasuk Perdana Menteri
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
21 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Infografis
6 Tentara Israel Bunuh...
6 Tentara Israel Bunuh Diri, Ribuan Lainnya Gangguan Jiwa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved