Dukung Ahok, Golkar Enggan Disebut Salip PDIP
Sabtu, 25 Juni 2016 - 11:28 WIB
Dukung Ahok, Golkar Enggan Disebut Salip PDIP
A
A
A
JAKARTA - Partai Golkar menolak anggapan menyalip Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam hal dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.
"Kami tidak melihat sebagai tindakan menyalip, tapi ada momen politik, ada isu," kata Ketua DPP Partai Golkar Agun Gunanjar Sudarsa dalam diskusi Polemik SindoTrijaya di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (25/6/2016).
Di tempat yang sama, Ketua DPP PDIP Andreas Pereira mengatakan, cepat atau lambat parpol mendukung seorang calon tidak menjamin calon tersebut akan menang. PDIP memiliki sejarah mendaftarkan pasangan calon di menit-menit terakhir dan akhirnya menang.
"Jadi yang cepat itu belum tentu baik, yang lambat juga belum tentu tidak baik. Kita last minute juga bisa kita putuskan dan mengejutkan. Kami punya histori seperti itu dahulu," ujarnya.
Menurut Andreas, saat ini partainya bukan berbicara mengenai mendukung personal Ahok. "Proses kami masih jalan terus, kami ingin gubernur yang punya tanggung jawab ke masyarakat. PDIP tidak berbicara hanya soal seorang seperti Mister Ahok," tegasnya.
"Kami tidak melihat sebagai tindakan menyalip, tapi ada momen politik, ada isu," kata Ketua DPP Partai Golkar Agun Gunanjar Sudarsa dalam diskusi Polemik SindoTrijaya di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (25/6/2016).
Di tempat yang sama, Ketua DPP PDIP Andreas Pereira mengatakan, cepat atau lambat parpol mendukung seorang calon tidak menjamin calon tersebut akan menang. PDIP memiliki sejarah mendaftarkan pasangan calon di menit-menit terakhir dan akhirnya menang.
"Jadi yang cepat itu belum tentu baik, yang lambat juga belum tentu tidak baik. Kita last minute juga bisa kita putuskan dan mengejutkan. Kami punya histori seperti itu dahulu," ujarnya.
Menurut Andreas, saat ini partainya bukan berbicara mengenai mendukung personal Ahok. "Proses kami masih jalan terus, kami ingin gubernur yang punya tanggung jawab ke masyarakat. PDIP tidak berbicara hanya soal seorang seperti Mister Ahok," tegasnya.
(zik)